Connect with us

Batam

Respon Kegundahan Pedagang, DPRD Batam Pastikan Pembangunan Pasar Induk Jodoh Dimulai April 2021

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

Img 20210224 wa0039
RDP di ruang Serbaguna DPRD Kota Batam, Rabu (24/2/2021).

Batam, Kabarbatam.com – Pembangunan pasar induk Jodoh berkonsep modern dengan bangunan 5 lantai akan mulai dibangun pada bulan April 2021 mendatang.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau saat RDP di ruang Serbaguna DPRD Kota Batam, Rabu (24/2/2021).

Meski sempat berlangsung memanas, RDP DPRD Kota Batam bersama Pengurus Komunitas Pedagang Pasar Induk Jodoh Batam berjalan lancar dan kondusif.

Dalam RDP kali ini, para pedagang pasar induk Jodoh meminta kepada pemerintah agar diperlakukan secara manusiawi dan diberikan kejelasan terkait perencanaan pembangunan pasar induk Jodoh.

Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, mengatakan, permohonan Komunitas Pedagang Pasar Induk Jodoh, pada intinya mereka meminta klarifikasi informasi penjelasan dari pihak Pemerintah Kota Batam terkait perencanaan pembangunan pasar induk Jodoh.

“Mereka merasa khawatir nasib para pedagang seperti apa ke depan. Oleh karena itu kami jelaskan dan kami pastikan pada intinya perencanaan pembangunan ini berjalan pada bulan April tahun 2021,” ungkap Nuryanto.

Dijelaskan Nuryanto, bahwa saat ini tengah proses pelelangan pembongkaran dengan berdasar anggaran APBD sebagai anggaran pendamping untuk pembangunan pasar Induk. Dan pasar induk sendiri akan dibangun menggunakan APBN.

“Disini kami yakinkan, bahwa pasar induk kalau sudah jadi tentunya untuk kepentingan para pedagang dan masyarakat Batam serta untuk kepentingan pedagang kita yang berjumlah 1808,” ujarnya.

Lanjut Nuryanto mengungkapkan, disisi lain para pedagang bukan menolak pembangunan pasar induk Jodoh, mereka mendukung. Namun, mereka hanya perlu penjelasan dan keterangan klarifikasi simpang siurnya informasi terkait tentang perencanaan pembangunan pasar induk yang menyangkut tentang nasib para pedagang.

“Allhamdulilah kita sudah sepakati bersama, secara teknis hari Senin tanggal 1 Maret 2021, insyaallah mereka akan berjumpa membicarakan persoalan-persoalan dan dicarikan solusinya. Mudah-mudahan berjalan dengan baik,” pungkasnya. (Atok)

Advertisement

Trending