Karimun
Abdullah, Mitra PT Timah Tbk Sukses Ternak Ribuan Ayam Potong
Karimun, Kabarbatam.com – Pandemi Covid-19 yang masih melanda di Indonesia memberikan dampak bagi ekonomi masyarakat, tak terkecuali bagi para pelaku UMKM yang sedang menghadapi perubahan situasi yang tak pasti.
Salah satunya adalah Abdullah (45) mitra binaan PT Timah Tbk yang memiliki peternakan ayam, turut merasakan dampak dari pandemi Covid-19 karena menurunnya daya beli masyarakat.
Usaha yang ia jalani selama 12 tahun silam ini mengalami jatuh bangun, terutama terkait permodalan. Hal itulah yang membuat mereka berusaha keras, agar tetap bisa mengembangkan usahanya.
Upaya suami istri untuk mendapatkan modal berbuah manis, mereka menerima informasi terkait adanya program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK). Akhirnya, mereka memanfaatkan program ini untuk mengembangkan usahanya dengan menambah jumlah bibit ayam.
“Tahun 2019 ini saya mulai menjadi mitra binaan PT Timah Tbk, ini saya gunakan untuk membeli bibit ayam. Dari awalnya bibit saya ratusan sekarang sudah ribuan bibit untuk dibesarkan” kata Abdullah, Kamis (6/1/2022).
Saat ini, Abdulah masih memanfaatkan pinjam dana bergulir yang kedua kali karena ingin menambah jumlah bibit dan menambah kandang ayam. Tahun lalu dirinya baru memiliki dua kandang dengan kapasitas 2000 bibit ayam.
“Saya mau nambah kandang ketiga, dimana saat ini daya beli masyarakat mulai membaik.Sekarang bibit ayam yang ada di kandang masih sekitar seribu bibit, karena bibit kita dari luar daerah serta memerlukan waktu dalam pengiriman. Alhamdulillah untuk saat ini ayam yang siap jual sudah habis,” katanya.
Menurutnya, mereka telah memiliki market untuk memasarkan ayam-ayamnya,apalagi kegiatan masyarakat sudah mulai berangsur normal kembali seperti hajat pernikahan,sunatan dan lain lainnya. saat ini pun permintaan masyarakat dan kebutuhan ayam mulai meningkat. Pihaknya kembali optimis pasar akan kembali pulih melihat daya beli masyarakat yang mulai membaik. Oleh karenanya, Ia berani untuk menambah kandang kembali.
“Dengan adanya permodalan dari PT Timah Tbk kita bisa berkembang dan memenuhi permintaan konsumen, makin lama permintaan semakin meningkat. Namun kemarin memang saat pandemi Covid-19 kita mengalami kendala, sampai kita mengurangi pengiriman bibit,” ceritanya.
Menurutnya, program kemitraan dari PT Timah Tbk ini sangat membantu pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha.
“Banyak kemudahan dan keringanan yang diberikan PT Timah Tbk, selain pengajuan mudah. ada jangka waktu tiga bulan untuk angsuran pertama setelah dana cair, disitu saya melihat program ini benar-benar membantu usaha kecil untuk berkembang, karena dana yang didapatkan memang untuk modal,” sebutnya.
Kedepan, Ia berharap program ini dapat terus berlanjut sehingga bisa memberikan manfaat bagi para pelaku UMKM lainnya untuk dapat mengembangkan dan memandirikan usaha. (Yogi)
-
Batam2 hari agoPenyelundupan 12 Ribu Batang Kayu Bakau ke Singapura Digagalkan Ditpolairud Polda Kepri
-
Batam2 hari agoPengurus AMSI Kepri 2025–2028 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Media Digital Berkualitas
-
Batam2 hari agoAdy Indra Pawennari: KJK Wadah Komunitas, Tidak Ada Dualisme Loyalitas
-
Batam3 hari agoAmsakar – Li Claudia Tekankan Akuntabilitas Dana Hibah, KONI Batam Targetkan Juara Umum Porprov 2026
-
Batam3 hari agoAmsakar – Li Claudia Tekankan Akuntabilitas Dana Hibah, KONI Batam Targetkan Juara Umum Porprov 2026
-
Headline1 hari agoGuntur Sahat Tegaskan Komitmen Kanwil Imigrasi Kepri Jadikan Media Mitra Strategis
-
Bintan18 jam agoBintan Raih Terbaik I di Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026
-
Batam15 jam agoArdi Beri Ilmu Pariwisata, Budaya, dan Ekraf kepada Pemandu Wisata APM



