Kepri
Taba Iskandar Kembali Pimpin Kosgoro 1957 Provinsi Kepri Periode 2022-2027
Batam, Kabarbatam.com – Musyawarah Daerah ke IV Pengurus Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Provinsi Kepulauan Riau yang digelar di Hotel Best Western Premier Panbil, Batam, Sabtu (25/06), menghasilkan keputusan terpilihnya H. Taba Iskandar sebagai Ketua PDK Kosgoro 1957 Provinsi Kepri periode 2022-2027.
Terpilihnya H. Taba Iskandar sebagai Ketua PDK Kosgoro 1957 Provinsi Kepri dilakukan secara aklamasi dalam Musda yang dibuka oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 Dave Akbar Fikarno Laksono.
Ini adalah kali kedua H. Taba Iskandar menjadi nakhoda Kosgoro 1957 Provinsi Kepri, ia merupakan petahana yang sebelumnya menjadi ketua PDK Kosgoro 1957 periode 2017-2022. H. Taba Iskandar sendiri merupakan kader Kosgoro sejak menjadi mahasiswa pada tahun 1980-an. Hal tersebut membuat H. Taba Iskandar tidak diragukan lagi kemampuannya untuk membawa Kosgoro 1957 Provinsi Kepri menjadi organisasi yang dapat diandalkan masyarakat Kepri.
Terpilihnya H. Taba Iskandar menjadi Ketua PDK Kosgoro 1957 Provinsi Kepri di periode berikutnya menjadi sinyal positif jika Kosgoro 1957 Provinsi Kepri akan semakin mampu menghimpun kepentingan masyarakat untuk bisa maju melalui program-program yang disusun oleh Kosgoro.
Ketua PDK Kosgoro 1957 Provinsi Kepulauan Riau H. Taba Iskandar mengatakan Kosgoro 1957 terbentuk karena visi kerakyatan, pengabdian, dan solidaritas. Ia menegaskan para kader Kosgoro 1957 yang mengenakan atribut Kosgoro 1957 harus bertujuan untuk berkarya melalui koperasi.

“Kosgoro sudah dari 1957 sudah eksis, tinggal berkarya saja di Kosgoro, Kosgoro sudah organisasi yang besar, jika anda membesarkan Kosgoro maka anda akan ikut Kosgoro,” kata Taba Iskandar.
Taba Iskandar menjelaskan saat ini Kosgoro 1957 terus berusaha untuk masuk ke masyarakat demi meningkatkan perekonomian kerakyatan dibangkitkan melalui pengabdian. Ia pun mendorong seluruh kader Kosgoro menjadi entrepreneur. Taba Iskandar berharap ke depan akan lahir kader-kader militan yang bisa membesarkan nama Kosgoro 1957.
“Periode kepengurusan berikutnya harus kita manfaatkan betul untuk membuktikan kepada masyarakat jika Kosgoro memang sebuah organisasi yang mendasarkan pada pengabdian masyarakat,” ujar Taba Iskandar yang merupakan anggota DPRD Provinsi Kepri.
Musda IV PDK Kosgoro 1957 Provinsi Kepri tahun 2022 ini mengusung tema “Komitmen PDK Kosgoro 1957 Provinsi Kepulauan Riau Mendukung Percepatan Pemulihan Ekonomi”.

Dave Laksono pada kesempatan tersebut memaparkan Kosgoro 1957 merupakan salah satu Kelompok Induk Organisasi yang memprakarsai berdirinya Partai Golkar. Dalam rangka mencerdaskan bangsa yang menjadi salah satu program kerja Kosgoro 1957, Dave mendorong tiap PDK Kosgoro 1957 Provinsi untuk dapat mengupayakan pendirian Politeknik di masing-masing daerahnya.
“Pendirian Pokiteknik tersebut nantinya disesuaikan dengan kebutuhan dan kekhasan daerah masing. Kepri misalnya, dapat mendirikan politeknik di bidang perhotelan atau kelautan dan perikanan sesuai karakteristik wilayahnya,” kata Dave Laksono.
Dave juga meminta agar dalam Musda ini, program-program kerja yang ada untuk warga Kosgoro maupun masyarakat secara umum benar-benar ditentukan arah dan tujuannya demi kemajuan negara Indonesia.(*)
-
Natuna2 hari agoDi Bawah Kepemimpinan Raja Mustakim, KPDN Perluas Peran Sosial
-
Batam2 hari agoSatgas Cegah Lebih dari 2.000 PMI Non Prosedural, Kapolda: Polda Kepri Segera Bentuk Direktorat TPPO
-
Parlemen3 hari agoKomisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Mediasi Polemik Lahan Kavling Batuaji Baru
-
Batam3 hari agoDPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Dengarkan Pendapat Wali Kota soal Ranperda LAM
-
Headline2 hari agoKomandan Kodaeral IV Kobarkan Semangat Prajurit TNI AL saat Peringati Pertempuran Heroik Laut Arafuru
-
Batam3 hari agoNegosiasi Senyap Owner PT ADB Tak Goyahkan Kasus Dugaan Penipuan Jual Beli Bangkai Kapal Tongkang di Lingga
-
Tanjungpinang2 hari agoBTS Diduga Tak Berizin di Air Raja Tanjungpinang Tetap Beroperasi, Warga Khawatirkan Dampak Radiasi
-
Headline7 jam agoOmbudsman Kepri Respons Rencana Pinjaman Pemprov ke BJB Rp400 Miliar



