Connect with us

Natuna

BAZNAS dan KPDN Natuna Salurkan Bantuan untuk Korban Kecelakaan Perahu di Subi

Published

on

IMG 20260417 WA0216
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Natuna bersama Komunitas pecinta domino Natuna (KPDN) menyalurkan bantuan kepada Sintia Bela (7), korban kecelakaan perahu motor di Kecamatan Subi.

Natuna, Kabarbatam.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Natuna bersama Komunitas pecinta domino Natuna (KPDN) menyalurkan bantuan kepada Sintia Bela (7), korban kecelakaan perahu motor di Kecamatan Subi.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Ketua III BAZNAS Natuna, Lukman, bersama Koordinator Donasi KPDN, Harsono, di Kantor BAZNAS Natuna, Ranai, Jumat (17/4).

BAZNAS memberikan bantuan sebesar Rp2 juta, sementara KPDN menyalurkan Rp8 juta yang dihimpun dari para donatur.

Sebelumnya, KPDN membuka penggalangan dana untuk membantu meringankan biaya pengobatan korban yang masih menjalani perawatan intensif.

Sintia, siswa kelas 1 SD asal Desa Meliah, merupakan anak dari pasangan Juraida dan Fira Usnanda. Ia mengalami luka berat di bagian kepala akibat kecelakaan saat berada di perahu milik ayahnya.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban ikut ayahnya mencoba mesin perahu yang baru diperbaiki. Ketika mesin dinyalakan, korban diduga berada terlalu dekat hingga rambutnya tersambar as kopling dan tertarik masuk ke dalam mesin.

Akibat kejadian tersebut, sebagian besar kulit kepala korban terlepas. Luka membentang dari bagian kening hingga ke sisi telinga.
Pihak keluarga menyebutkan, Sintia telah menjalani tiga kali operasi untuk memulihkan kondisi kulit kepalanya.

“Alhamdulillah, Sintia sehat. Namun menurut dokter, kemungkinan rambutnya tidak dapat tumbuh kembali,” ujar Juraida.

Untuk menutup luka, tim medis melakukan pencangkokan kulit dengan mengambil jaringan dari bagian paha korban. Meski demikian, proses pemulihan masih memerlukan penanganan lanjutan.
Saat ini, Sintia menjalani perawatan di RSUD Sudarso, Pontianak, Kalimantan Barat.

Keluarga korban menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan dan doa.

“Bantuan yang diberikan, baik materi, tenaga, maupun doa, sangat berarti dan menjadi kekuatan bagi kami,” kata Juraida.

Ia berharap dukungan terus mengalir agar proses pengobatan korban dapat berjalan optimal hingga pulih. (Man)

Advertisement

Trending