Connect with us

Karimun

BNI Percepat Penyaluran Bansos PKH dan Sembako bagi KPM di Karimun

Published

on

BNI Percepat Penyaluran Bansos PKH

Karimun, Kabarbatam.com – PT Bank Negara Indonesia (BNI) Persero Tbk terus melakukan upaya percepatan penyaluran Bantuan Sosial (bansos) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Indonesia.

Seperti yang dilakukan oleh Kantor Cabang BNI Tanjungbalai Karimun yang melaksanakan penyaluran bansos kepada PKH di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Kamis (29/7/2021).

Kelurahan Sei Raya dan Kelurahan Sei Pasir, Kecamatan Meral merupakan dua wilayah pertama pelaksanaan penyaluran tersebut.

Kepala Cabang BNI Tanjungbalai Karimun, Risnaldi mengatakan, hal itu merupakan upaya BNI untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan penyaluran Bansos ditengah penerapan PPKM Mikro bagi penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan program Sembako/BPNT.

“Alhamdulillah, hari ini BNI Tanjungbalai Karimun telah melaksanakan percepatan penyaluran bansos kepada 96 penerima PKH di dua kelurahan,” kata Risnaldi.

Risnaldi mengatakan, jumlah penerima bansos yang dibagikan oleh pihaknya pada tahun ini sebanyak 1.253 KPH berdasarkan data tambahan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Sambungnya, pihaknya menargetkan pelaksanaan percepatan penyaluran bansos kepada penerima se-Kabupaten Karimun tersebut akan rampung dalam pekan depan.

“Bansos yang kita bagikan berdasarkan data penerima tambahan yang baru masuk sebagai penerima pada tahun ini, sebanyak 1.253 orang dan kita targetkan dalam satu minggu ini bisa selesai,” kata Risnaldi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa secara teknisnya BNI sebagai bank penyalur untuk percepatan penyaluran bansos tersebut.

“BNI sebagai penerima nama-nama yang akan menerima bantuan dari Kemensos dan selanjutnya nama tersebut akan kami rekonsiliasi dengan Dinas Sosial setempat. Begitu cocok dan sesuai indikator, langsung kita salurkan,” jelas Risnaldi.

Kemudian, Risnaldi menyebutkan untuk masyarakat yang tergolong PKH akan mendapat bansos berupa uang tunai dengan nominal yang bervariasi tergantung jumlah anggota keluarganya.

Hanya saja, kata dia, bantuan sosial tersebut akan langsung masuk ke rekening apabila penerima sudah memiliki buku dan kartu.

“Kementerian Sosial yang mengatur besarannya,” katanya.

Selain PKH, BNI cabang Tanjungbalai Karimun juga melaksanakan program Bantuan Pangan non Tunai (BPNT).

Namun, kata Risnaldi, bantuan tersebut bersifat E-Wallet atau dompet elektronik dengan cara penggunaanya berbelanja di 60 E-Warung atau Agen 46 yang tersebar di Kabupaten Karimun.

“Sembako sifatnya E-Wallet, jadi masyarakat berbelanja di E-Warung dengan saldo sebesar Rp. 200 ribu perbulan dari pemerintah. Jadi, bukan bentuk uang tunai, tapi penerima harus berbelanja dengan maksimum uang yang tersedia tersebut,” kata Risnaldi.

“Semoga percepatan penyaluran bansos ini bisa segera selesai dan semoga bisa bermanfaat dan meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM Mikro,” tambahnya.(Yogi)

Advertisement

Trending