Connect with us

Karimun

Bupati Karimun Patroli Keliling Pastikan Warga Patuhi SE Larangan Perayaan Tahun Baru

akhlilfikri

Published

on

F10480640

Karimun, KABARBATAM.COM – Bupati Karimun, Aunur Rafiq telah mengeluarkan surat edaran tentang larangan perayaan malam pergantian tahun 2021 pada 24 Desember 2020 lalu.
Guna memastikan masyarakat menerapkan surat edaran tersebut, Bupati Karimun bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan patroli keliling jelang malam pergantian tahun 2021, Kamis (31/12/2020) malam.
Tempat hiburan malam, Coastal Area Karimun, dan pos pengamanan natal dan tahun baru (nataru) menjadi titik lokasi pemantauan tersebut.
Selain itu, Forkopimda juga melakukan pemantauan di sejumlah gereja untuk memastikan lancarnya perayaan natal bagi umat kristiani.
Bupati Karimun Aunur Rafiq menggunakan kendaraan roda dua yang turut didampingi oleh Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan, Dandim 0317/Tbk Letkol Inf Denny dan Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Maswedi saat melakukan patroli.
“Tim gabungan melakukan patroli dengan kendaraan roda dua agar cepat dan tidak menimbulkan kemacetan,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq.
Rafiq mengaku sangat bersyukur masyarakat Karimun sangat memahami dan mengindahkan surat edaran larangan melakukan pengumpulan massa pada perayaan malam pergantian tahun.
Hal tersebut terlihat dengan banyaknya masyarakat memilih berada di rumah sehingga tidak terjadi kemacetan di jalan dan juga tidak ditemukan aktifitas pengumpulan massa.
Selain itu, tempat-tempat hiburan yang beroperasi di Karimun juga memilih tutup.
“Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang memahami dengan keikhlasan hati larangan malam pergantian tahun ini bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19,” katanya.
Tidak hanya itu, Bupati juga menyampaikan apresiasinya terhadap aparat TNI, Polri serta instansi terkait lainnya yang sudah membuat hari Natal dan Tahun Baru di Karimun berjalan kondusif.
“Aparat keamanan sangat luar biasa, tiada henti mengamankan bagaimana kegiatan peribadatan umat kristiani berjalan dengan baik dan kondusif dan juga malam pergantian tahun yang berjalan lancar tanpa menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan,” ucap Rafiq.
Orang nomor satu di Karimun ini berharap masyarakat dapat memahami alasan pemerintah tidak menyelenggarakan malam pergantian tahun 2021 seperti tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya, lebih baik melakukan upaya pencegahan dengan kesabaran, kekuatan dan keyakinan. Mengingat, tahun 2020 adalah tahun yang prihatin akibat adanya pandemi COVID-19.
Diketahui, pandemi virus tersebut di Karimun telah menyebabkan ratusan orang dinyatakan positif dan belasan orang meninggal dunia.
“Semoga adanya vaksin pada tahun 2021 ini oleh pemerintah dapat membuat COVID-19 teratasi sehingga kehidupan kembali normal,” tutup Rafiq.

Advertisement

Trending