Connect with us
Puri Selebriti Batam Himalaya Batam BSC Mall

Headline

Gebyar Melayu Pesisir dan Peresmian Galeri Dekranasda Batam, BI Dorong Penguatan Produk UMKM Lokal dan Penggunaan QRIS

Published

on

Foto Bank Indonesia Kepri, Dekranasda Batam, Gebyar melayu pesisir
Bank Indonesia Prov Kepri bersama Pemko Batam dan Dekranasda Kota Batam serta Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyelenggarakan kegiatan Gebyar Melayu Pesisir dan dirangkaikan dengan peresmian galeri Dekranasda Kota Batam.

Batam, Kabarbatam.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (Bank Indonesia Kepri) bersama Pemerintah Kota Batam khususnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam serta Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyelenggarakan kegiatan Gebyar Melayu Pesisir dan dirangkaikan dengan peresmian galeri Dekranasda Kota Batam.

Gebyar Melayu Pesisir dan dirangkaikan dengan peresmian galeri Dekranasda Kota Batam dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kepri, Ibu Marlin Agustina dan disaksikan oleh Walikota Batam, Bapak Muhammad Rudi, pada tanggal 3 Maret 2021 di Batam.

Pada kegiatan Gebyar Melayu Pesisir yang digelar pada tanggal 3-31 Maret 2021 di Dekranasda Batam, akan dilakukan showcase fisik produk-produk 45 UMKM unggulan Batam dan Kepri yang telah lolos kurasi seperti kain, kriya dan juga olahan makanan maupun minuman, dan sharing antar-UMKM WUBI Talks.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Musni Hardi K. Atmaja, dalam kegiatan tersebut menyampaikan dukungan Bank Indonesia Kepri terhadap kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI), Gerakan Nasional Bangga Berwisata #DiIndonesiaAja (GBWI) dan Karya Kreatif Indonesia (KKI) diantaranya melalui showcasing produk UMKM unggulan.

Para UMKM harus dapat meningkatkan 3K, yaitu kualitas, kuantitas dan kontinuitas sehingga dapat menghasilkan produk yang berkualitas serta survive di pasar domestik dan ekspor.

Di era digital, UMKM juga dituntut untuk memasarkan produknya melalui platform e-commerce dan dari aspek pembayaran juga harus diimbangi dengan sistem pembayaran yang menunjang seperti penggunaan QR Code Indonesian Standard (QRIS).

Melalui QRIS, pembayaran dapat dilakukan oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun. Selain itu, penggunaan QRIS dapat meningkatkan credit profile dan semakin mendekatkan UMKM dengan perbankan.

Foto Bank Indonesia Kepri, Dekranasda Batam, Gebyar melayu pesisir

Pada kesempatan tersebut, Walikota Batam, Bapak Muhammad Rudi, menyampaikan bahwa event Gebyar Melayu Pesisir diharapkan dapat menjadi wadah kegiatan bidang ekonomi kreatif, kebudayaan dan pariwisata di Kepri.

Sementara dalam sambutannya, Ibu Wakil Gubernur Kepri sekaligus Ketua Dekranasda Batam, Ibu Marlin Agustina, menyampaikan penguatan UMKM menjadi salah satu kunci Pemerintah untuk pemulihan perekonomian di Kepri dan kolaborasi dengan BI dapat mengakselerasi pengembangan UMKM Kepri.

Acara Gebyar Melayu Kepri diharapkan dapat menjadi embrio pengembangan ekonomi kreatif di Batam dan menjadi percontohan bagi Kabupaten Kota lain di Kepri.

Gebyar Melayu Pesisir diharapkan dapat menjadi kegiatan tahunan yang merupakan puncak pembinaan dan pemberian penghargaan terhadap UMKM di Kepri.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian event KKI seri 1 tahun 2021 yang penyelenggaraannya difokuskan Bank Indonesia di Mandalika, NTB. KKI tahun 2021 akan dilaksanakan dalam 3 seri baik secara luring maupun daring dengan mengangkat tema Sinergi, Globalisasi dan Digitalisasi UMKM Sektor Pariwisata.

KKI dan Gebyar Melayu Pesisir tahun 2021 diselenggarakan Bank Indonesia dalam semangat yang sama untuk meningkatkan kebanggaan terhadap produk lokal, bangga berwisata di Indonesia dan transformasi digital UMKM.

Pengembangan UMKM menjadi tanggung jawab bersama para pembina UMKM yang mencakup Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Lembaga Pemerintah maupun Swasta. Oleh karena itu, sebagai bentuk dukungan terhadap GBBI, GBWI dan transformasi digital UMKM, seluruh lapisan masyarakat dihimbau untuk menggunakan produk UMKM lokal khususnya UMKM Provinsi Kepulauan Riau dan melakukan pembayaran dengan menggunakan QRIS. (*)

Trending