Connect with us
Puri Selebriti Batam Himalaya Batam BSC Mall

Tanjungpinang

Gubernur Ansar Pimpin Rapat Evaluasi Vaksinasi Se-Kepri, Target 100 Persen Dosis I hingga Akhir Januari 2022

Published

on

Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad.

Tanjungpinang, Kabarbatam.com – Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad memimpin langsung Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi bagi Anak Usia 6 sampai dengan 11 tahun Se-Provinsi Kepulauan Riau di ruang kerjanya Kantor Gubernur Dompak, Tanjungpinang, Jum’at (23/12) petang. Rapat  dilaksanakan secara virtual.

Tampak hadir mendampingi Gubernur, Pj. Sekda Lamidi, Kadis Kesehatam M. Bisri, Kadis BPMD dan Dukcapil Sardison, Kabiro Pemerintahan M. Darwin, Waka Harian Satgas Covid-19 Tjetjep Yudiana, Sekretaris Pendidikan Darson dan Kabid P2P Dinas Kesehatan dr. Yossi.

Sedangkan hadir secara virtual, Wakil Bupati Kab. Kep. Anambas Wan Zulhendra, Kadis Perhubungan Junaidi, Sekda Bintan Adi Prihantara, Kadis Pendidikan Muh. Dali beserta Asisten III Kab. Karimun, Asisten II Kota Batam, Asisten I Natuna dan serta Kadis Kesehatan, Kadis Pendidikan Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam arahannya, Gubernur menyampaikan waktu penyelesaian vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun untuk dosis I dengan sasaran capaian target  100 persen hingga akhir bulan Januari 2022.

“Saya baru berkomunikasi bmdengab  Menko Perekonomian, karena Beliau penanggung jawab wilayah Pulau Sumatera di luar Pulau Jawa. Meminta supaya kita memberikan perhatian sungguh-sungguh untuk pencapaian vaksinasi anak usia 6 hibgga 11 tahun ini,” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur memaparkan gambaran vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun di masing-masing Kabupaten/Kota sejak Pemerintah Provinsi Kepri meluncurkan (launching) secara serentak untuk seluruh Kepri pada (17/12) di Kota Batam.

“Nanti dapat kita lihat, mana Kabupaten/Kota yang mencapai target harian yang sudah dmkita tetapkan, dan mana Kabupaten/Kota yang tidak mencapai target harian yang sudah ditetapkan ,” tambah Gubernur Ansar.

Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad memimpin langsung Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi bagi Anak Usia 6 sampai dengan 11 tahun Se-Provinsi Kepulauan Riau di ruang kerjanya Kantor Gubernur Dompak, Tanjungpinang, Jum’at (23/12).

Lebih lanjut, Geburnur menjelaskan hampir semua Kabupaten/Kota pada vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun untuk dosis I sampai tanggal (23/12) belum mencapai target harian dan Ini harus dikejar agar terpenuhi target capaian harian yang sudah ditentukan.

“Kita apresiasi Kabupaten Karimun yang telah memenuhi terget harian bahkan surplus hariannya. Tolong nanti Pemkab Karimun sampaikan kisi-kisi yang dilaksanakannya dalam penanganan capaian vaksinasi anak usia 6 -11 tahun, supaya semua Kabupaten/Kota lain bisa ikut serta,” jelas Gubernur Ansar.

Disamping itu, Gubernur menekankan Kabupaten/Kota untuk terus melanjutkan vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun dimasa liburan sekolah. Dimana Dinas Kesehatan agar bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk mengarahkan vaksinasi bisa dilanjut di Puskesmas atau konter pusat vaksinasi yang sudah ditentukan.

“Saya minta kepada teman-teman di Pemkab dan Pemko agar bekerja sama untuk terus melanjutkan vaksinasinya, jangan tunggu waktu masuk sekolah baru mau mulai lagi vaksinasi ini membuat keterlambatan capaian kita,” perintah Gubernur Ansar.

Tidak itu saja, Gubernur juga meminta ke Kabupaten/Kota terkait dengan capaian vaksinasi anak usia 12 – 17 tahun, vaksinasi 18 tahun keatas dan vaksinasi lanjut usia agar bisa dikejar lagi capai target dosis II yang dibawah 20 persen. Supaya kedepan tidak terjadi kendala lagi dalam capaian target harian vaksinasi di Kepri.

“Capaian dosis II Kabupaten/Kota masih besar selisih dengan dosis I ini juga menjadi perhatian kita bersama, karena untuk melanjut dosis III nanti akan jadi penilaian Pusat dari kesungguhan kita dalam penanganan vaksinasi Covid-19 ini,” pinta Gubernur Ansar.

Terakhir, Gubernur mengajak semua elemen agar mengejar kegiatan vaksinasi ini untuk diselesaikan, guna tidak ada lagi undangan-undangan untuk zoom meeting karena dipantu terus oleh Pemerintah Pusat.

“Minggu depan saya akan rapat evaluasi lagi, tolong ini dilakukan. Karena saya juga berkewajiban melaporkan ini ke Kemenko Perokonomian dan Kementerian Kesehatan,” tutup Gubernur Ansar.(jet)

Trending