Riau
Henny Wahid Targetkan Seluruh Posyandu di Riau Terapkan 6 SPM
Pekanbaru, Kabarbatam.com – Sebagai Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Riau, Henny Sasmita Wahid menargetkan seluruh posyandu di Riau bisa menerapkan 6 SPM di wilayahnya masing-masing. Tidak hanya sebagai sarana menimbang bayi, namun pelayanan terpadu dan intergratif.
“Target kita bersama sebagai pembina posyandu di Provinsi Riau tentu bisa melaksanakan seluruh posyandu dengan 6 SPM. Tidak hanya sebagai tempat menimbang bayi saja tapi bisa jadi pelayanan terpadu dan intergratif dekatkan layanan publik ke masyarakat,” ujar Henny usai menghadiri acara penilaian tahap awal lomba TP Posyandu Kabupaten Kota se-Provinsi Riau, di RCC Menara Lancang Kuning.
6 SPM atau Standar Pelayanan Minimal adalah konsep posyandu yang mengintegrasikan enam bidang pelayanan meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat, serta sosial. Standar tersebut merupakan inovasi pelayanan terpadu yang meluaskan fungsi posyandu dari sekadar kesehatan ibu dan anak menjadi enam bidang sesuai PP Nomor 2 Tahun 2018 dan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.

Lomba yang diadakan untuk melihat TP Posyandu mana yang menjalakan tugasnya dengan baik adalah salah satu langkah meraih target tersebut. Henny Sasmita berharap, pemenangnya bisa menjadi panutan untuk pembina dari Kabupaten Kota lainnya dalam menyempurnakan posyandu di wilayah masing-masing.
“Ini salah satu fungsi pembinaan kami kepada Tim Pembina Posyandu di Riau. Pembinaan ini diharapkan dapat berjenjang hingga ke bawah, ke kader. Lomba ini menjadi implementasi kami untuk menggesa kabupaten dan kota segera terapkan posyandu dengan 6 SPM,” ungkapnya, Kamis (28/8/2025).
Melihat keseriusan para pembina, Henny Sasmita mengungkapkan rasa bangganya kepada peserta yang telah aktif mengikuti dan berpartisipasi. Terutama kabupaten kota yang telah mencapai 5 besar yakni Kota Pekanbaru, Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hulu dan Kabupaten Rokan Hilir.
“Karena sudah banyak hal baik dan kemajuan yang ibu-ibu pembina lakukan. Ini lomba yang menuntut keseriusan dalam melaksanakan lombanya,” terang Henny.
Ia turut berharap, lomba ini bisa mengantarkan daerah di Riau ke arah yang lebih baik. Karena hal ini merupakan bukti nyata bahwa TP Posyandu peduli dan ikut membantu menjadi panutan hingga jenjang terbawah.
“Lomba tinggal selangkah lagi, semoga semua yang kita usahakan sepenuh hati dan sepenuh cinta mendapatkan hasil terbaik,” harapnya. (*)
-
Natuna23 jam agoWFH Segera Diterapkan untuk ASN Pemkab Natuna
-
Bintan3 hari agoLepas 44 Jamaah Calon Haji, Bupati Roby: Khusyuk Beribadah, Selamat Pergi dan Selamat Kembali
-
Bintan3 hari agoJadi Ketua YKI Bintan, Hafizha Tegaskan Komitmen Putuskan Angka Kasus Kanker di Bintan
-
Batam2 hari agoSidang KKEP Putuskan PTDH Empat Anggota Polda Kepri Terkait Kasus Tewasnya Bripda NS
-
Headline2 hari agoGubernur Ansar Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi Strategis DPRD Provinsi Kepri
-
Batam2 hari agoNenny Dwiyana Nyanyang Pimpin Wanita Islam Kepri, Siap Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan
-
Bintan3 hari agoSekda Ronny Kartika Paparkan Indeks Profesionalitas ASN pada Latsar CPNS Bintan Angkatan XXI
-
Headline2 hari agoDewi Ansar Dikukuhkan sebagai Ketua YKI Kepri 2026–2031



