Connect with us
Puri Selebriti Batam Himalaya Batam BSC Mall

Lingga

Imigrasi Dabo Singkep Layani 13 Pemohon Eazy Passport di SMA Senayang

Published

on

Imigrasi Dabo Singkep

Lingga, Kabarbatam.com – Menindaklanjuti permohonan pengajuan paspor yang diajukan oleh masyarakat, petugas Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep layani pemohon Eazy Passport yang berada di pulau Senayang, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga.

Kepala Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Nayaka Duta Harahap mengatakan, menindaklanjuti permohonan kolektif yang sebelumnya diajukan oleh perwakilan dari pemohon, petugasnya pada 17 Oktober 2021 langsung turun ke lokasi yang telah dipersiapkan oleh pemohon yakni di SMA Negeri 2 Senayang.

“Layanan ini merupakan jemput bola yang mana dalam pelaksanaan pengambilan biometrik foto dan sidik jari dilakukan di tempat pemohon yang dilakukan secara kelompok atau kolektif,” kata Nayaka Duta Harahap, Senin (18/10/2021)

Dijelaskan Nayaka Duta Harahap, pada pelaksanaan pelayanan Eazy Passport tersebut, pihaknya melayani sebanyak 13 pemohon yang terdiri dari 11 orang pengajuan paspor baru dan 2 orang pengajuan pergantian paspor.

Ditambahkan Kasi Dokumen dan Izin Tinggal Keimigrasian Reza Fatahillah menyebutkan, pelayanan jemput bola yang dilakukan pihaknya tersebut merupakan pelayanan Eazy Passport dari Direktorat Jenderal Imigrasi yang berjalan dimulai sejak tahun 2019 lalu.

“Pelayanan Eazy Passport ini yang ketiga kalinya, sebelumnya juga dilaksanakan kegiatan yang sama di Dabo Singkep dan Hotel Lingga Pesona Daik,” ungka Reza

Menurut Reza hingga saat ini program pelayanan Eazy Passport belum ada arahan dari Direktorat Jenderal Imigrasi kapan berakhirnya, untuk itu ia menyampaikan jika ada pemohon yang ingin mendapatkan layanan program Eazy Passport dapat mengajukannya pada Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep.

Reza menuturkan, meski pelayanan Eazy Passport dilaksanakan kolektif atau kelompok pada pelaksanaan-nya di lokasi tetap mempedomani protokol kesehatan, sebelum dilaksanakannya perekaman biometrik pemohon diminta untuk menyediakan tempat cuci tangan, antri secara teratur mengatur jarak dan pemohon datang ke lokasi wajib menggunakan masker.

Sementara itu, salah satu pemohon mengaku sangat terbantu dengan program layanan Eazy Passport tersebut, mengingat Kantor Imigrasi Dabo Singkep yang jauh dari wilayahnya. Ia berharap layanan ini dapat dirasakan juga oleh masyarakat Lingga lainnya.

“Layanan ini sangat membantu masyarakat yang berada tinggal di pulau-pulau, karena jika harus datang ke Kantor Imigrasi Dabo maka biaya yang harus dikeluarkan akan lebih besar dibandingkan harga penerbitan paspornya,” kata dia.(Fikri)

Trending