Lingga
Jagratara 2024: Pengawasan Ketat WNA di Lingga, Ini Temuan Petugas Imigrasi
Lingga, Kabarbatam.com – Petugas Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep mengadakan Operasi Jagratara 2024 yang berlangsung dari tanggal 21 hingga 23 Agustus 2024. Operasi ini menargetkan sejumlah perusahaan yang mempekerjakan Warga Negara Asing (WNA) serta beberapa hotel di wilayah Kabupaten Lingga.
Menurut Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Yanto Ardianto, melalui Kepala Seksi Inteldakim, Indra Leksana, Operasi Jagratara 2024 merupakan bagian dari pengawasan orang asing yang dikendalikan langsung oleh Direktorat Jenderal Imigrasi.
“Di Kabupaten Lingga, operasi pengawasan ini dilakukan oleh petugas Imigrasi Dabo Singkep. Salah satu target utama adalah perusahaan yang mempekerjakan WNA, seperti PT Tianshan Alumina Indonesia dan PT Asih Pudjiastuti Aviation,” ujar Indra.
Lebih lanjut, Indra menjelaskan bahwa di PT Tianshan Alumina Indonesia, timnya menemukan enam orang WNA asal Tiongkok. Dari enam orang tersebut, lima bekerja sebagai tenaga kerja asing (TKA) dan satu lainnya adalah istri dari salah satu TKA.
“Dokumen keimigrasian yang dimiliki keenam WNA tersebut lengkap dan masih berlaku,” jelas Indra.
Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan di PT Asih Pudjiastuti Aviation, sebuah perusahaan maskapai penerbangan perintis yang berkantor di Dabo Singkep. Di sana, petugas bertemu dengan seorang WNA asal Filipina yang bekerja sebagai pilot.
“Perusahaan tersebut mempekerjakan tiga WNA. Dua lainnya sedang bertugas terbang. Pemeriksaan dokumen keimigrasian menunjukkan bahwa tidak ada pelanggaran yang ditemukan pada ketiga WNA tersebut,” tambah Indra.
Selain perusahaan, operasi juga menyasar beberapa hotel di wilayah Dabo Singkep dan Daik Lingga. Indra mengungkapkan, “Pada Kamis dan Jumat lalu, kami melakukan pemeriksaan di penginapan-penginapan di Daik.”
Indra memastikan bahwa Operasi Jagratara 2024 berjalan lancar tanpa ada pelanggaran yang ditemukan. “Tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh WNA yang berada di Kabupaten Lingga,” tutup Indra.
Dengan operasi ini, diharapkan pengawasan terhadap WNA di Kabupaten Lingga semakin ketat dan terpantau dengan baik, guna menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
-
Headline2 hari agoYukk..Saksikan! Gubernur Ansar Jabarkan Strategi Bangun KPBPB Bintan dan Karimun Besok Pagi di MetroTV
-
Batam1 hari agoPenyelundupan 12 Ribu Batang Kayu Bakau ke Singapura Digagalkan Ditpolairud Polda Kepri
-
Batam2 hari agoPerbaikan Konstruksi Selesai, Jalan Vista Kembali Bisa Digunakan Masyarakat
-
Batam2 hari agoPeringati Hari Bumi 2026, Amsakar: Jadikan Tanjung Banon Wilayah yang Sejuk dan Nyaman
-
Batam2 hari agoTriwulan I 2026, Investasi di Batam Melonjak Lebih dari 100 Persen
-
Bintan2 hari agoBupati Roby Ekspose Kesiapan Implementasi Manajemen Talenta ASN di BKN RI
-
Batam2 hari agoGema Batam Asri Digelar di Rempang Eco City: Amsakar Achmad Tekankan Aksi Nyata Jaga Lingkungan
-
Batam11 jam agoPengurus AMSI Kepri 2025–2028 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Media Digital Berkualitas



