Olahraga
Kena Lutut Lawan di Bagian Vital, Atlet Muaythai Kepri Kalah atas Jabar
Batam, Kabarbatam.com – Atlet Muaythai Kepri, Dirga Paradice kalah TKO atas lawannya Sandi Maleong dari Jawa barat di PON XX Papua, yang digelar di GOR STT Gidi, Sentani, Selasa (28/9/2021).
Hasil ini membuat cabor Muaythai gagal ke babak semifinal, dan mengubur mimpi diajang bergengsi PON XX Papua.
Berlaga di kelas 75 kg, Dirga tampak kewalahan menghadapi lawannya di ronde pertama. Bahkan Dirga dikejutkan dengan sapuan Sandi yang membuatnya terjatuh saat laga baru meemasuki setengah menit pertama.
Dirga terkena lutut lawan di bagian alat vital, dan tidak bisa melanjutkan perlawanan.
“Wasit dan juri membuat keputusan memenangkan Sandy, dan kami mempertanyakan keputusan tersebut,” kata Hendri Wahyudi, Pelatih Muaythai Kepri, Selasa (28/9/2021).

Hendri menjelaskan, ia akan mengajukan protes secara resmi, karena seharusnya atlet Jawa Barat terkena diskualifikasi.
“Dirga sedang menjalani perawatan, karena alat vitalnya berdarah,” ujarnya.
Lanjut Hendri, lolosnya cabor Muaythai di PON menjadi angin segar pembinaan di Kepri, dan ia akan terus mencari atlet yang berpotensi kedepan.
“Kami akan giat pembinaan, dan lolos PON kedepannya,” ungkap Hendri.(romo)
-
Natuna3 hari agoDi Bawah Kepemimpinan Raja Mustakim, KPDN Perluas Peran Sosial
-
Batam2 hari agoSatgas Cegah Lebih dari 2.000 PMI Non Prosedural, Kapolda: Polda Kepri Segera Bentuk Direktorat TPPO
-
Headline16 jam agoOmbudsman Kepri Respons Rencana Pinjaman Pemprov ke BJB Rp400 Miliar
-
Headline2 hari agoKomandan Kodaeral IV Kobarkan Semangat Prajurit TNI AL saat Peringati Pertempuran Heroik Laut Arafuru
-
Tanjungpinang3 hari agoBTS Diduga Tak Berizin di Air Raja Tanjungpinang Tetap Beroperasi, Warga Khawatirkan Dampak Radiasi
-
Tanjungpinang2 hari agoBukit Cermin Kota Tanjungpinang Juara 3 Kelurahan Award Tingkat Nasional
-
Headline2 hari agoLantik 41 Kepala Sekolah se-Kepri, Gubernur Ansar: Harus Bersiap Menghadapi Fase 5.0
-
Batam3 hari agoBP Batam Catat Capaian Positif Sepanjang 2025, Siapkan Lompatan Pembangunan di 2026



