Connect with us

Karimun

Ketua DPRD Karimun Minta BUP Kejar Potensi Labuh Jangkar

akhlilfikri

Published

on

Whatsapp image 2021 05 25 at 19.22.05

Karimun, Kabarbatam.com – Ketua DPRD Karimun, Muhammad Yusuf Sirat turut menyoroti potensi Kabupaten Karimun untuk mengelola kembali kegiatan labuh jangkar.

Potensi tersebut berawal saat Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mendorong Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Karimun yaitu PT Karya Karimun Mandiri (KKM) untuk mengelola kegiatan labuh jangkar.

Yusuf mengatakan, pihaknya mendorong Pemkab Karimun melalui BUP agar bisa memaksimalkan potensi tersebut.

Menurutnya, kegiatan labuh jangkar merupakan sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang primadona bagi daerah.

Terlebih, kata dia, saat ini PAD dari berbagai sektor sedang lesu akibat terpuruknya ekonomi ditengah pandemi COVID-19

“BUP Karimun harus dapat maksimal merebut potensi ini, karena kita semua mengetahui bahwa PAD sejak adanya pandemi virus ini kita lihat sangat lesu dari sektor pendapatan,” ujar Yusuf Sirat, Selasa (23/2/2021).

Legislator partai Golkar ini menjelaskan bahwa Karimun dapat mengelola kegiatan labuh jangkar meskipun 0-12 mil kawasan laut merupakan wewenang Pemprov Kepri.

Hal itu dikarenakan BUP Karimun sudah memiliki koordinat kawasan untuk mengelola kegiatan labuh jangkar.

Sehingga, kata dia, Karimun selaku tuan rumah berhak mendapat peluang penyediaan jasa dalam kegiatan tersebut antara lain seperti pengadaan bahan bakar, suplai logistik, cleaning dan lain sebagainya.

“Peluang penyediaan jasa itu malah lebih besar dari kegiatan labuh jangkar apabila dimaksimalkan,” kata Yusuf.

Lebih lanjut, orang nomor satu di DPRD Karimun ini mengaku yakin BUP Karimun dapat memaksimalkan potensi untuk mengelola kegiatan labuh jangkar.

“Potensi ini harus ditangkap, kita minta secepatnya ada progres, mudah-mudahan BUP dapat memaksimalkan ini untuk menambah PAD kita,” ucap Yusuf Sirat.

“Kami DPRD mengucapkan terimakasih ke Pemprov Kepri yang melibatkan Karimun melalui BUP dan OPD terkait untuk menyelesaikan segala persiapan yang harus dipersiapkan agar kegiatan labuh jangkar ini bisa beroperasi,” tambahnya.(Yogi)

Advertisement

Trending