Connect with us

Natuna

Komplotan Maling Aki PLTS Seberat 1 Ton di Pulau Seluan Natuna Dibekuk Polisi

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

Img 20240305 Wa0116
Wakapolres Natuna Kompol Rudi Kompol Ahmad Rudi Prasetyo, saat konferensi pers ungkap kasus pencurian aki PLTS, di Mapolres Natuna.

Natuna, Kabarbatam.com – Tiga sekawan maling aki di sebuah pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Pulau Seluan Natuna, bernasib apes, aksinya terciduk warga. Kini kawanan ini berakhir di jeruji besi.

Tertangkap basahnya aksi pencurian ini setelah warga curiga pada 19 November lalu, aki di PLTS banyak hilang. Kepala Desa setempat bersama warga pun mengendus rencana pencurian, dan ternyata adalah warga setempat.

Wakapolres Natuna Kompol Rudi Kompol Ahmad Rudi Prasetyo menjelaskan, selain tiga pelaku. Pihaknya ikut mengamankan dua tersangka lainnya yang berperan sebagai pembantu dan penampung.

“Tiga pelaku pencurian adalah P, (26), S, (23) dan G (18). Ketiganya berprofesi sebagai nelayan. Mereka dijerat pasal 363 dengan ancaman kurungan 7 tahun. Sementara dua orang lainnya masih dalam proses. Tapi sudah kami amankan,” kata Rudi, Senin (4/3).

Dijelaskan Rudi, terungkapnya kasus ini saat para pelaku beraksi kedua kalinya dan menggondol 5 unit aki PLTS. Dari penelusuran, ternyata sebelumnya sudah menggondol 16 unit aki.

Sebelum aki hasil curian dijual, pelaku dibantu tersangka lainnya untuk mengangkut menuju Kelarik menggunakan pompong dan mobil, sebelum ke tangan penadah.

“Total aki yang dicuri itu beratnya sekitar 1 ton. Dari 21 aki yang dicuri, ada satu aki dibuang ke laut saat diangkut menggunakan perahu. Karena ombak tinggi. Jadi total barang bukti sekarang ada 20 aki sudah diamankan,” ujar Rudi.

Dikatakan Rudi, aki PLTS yang dicuri kawanan tersebut adalah hasil barang milik negara beberapa tahun lalu untuk masyarakat di pulau Seluan yang membutuhkan penerangan listrik. Meskipun sekarang listrik PLN sudah dilayani listrik 24 jam.

“Tapi PLTS Selaun ini masih bisa difungsikan. Setelah kami cek di TKP, total keseluruhan 57 aki, hilang 29 aki. Terbukti dicuri ada 21 aki. Sisanya masih dilakukan penyelidikan,” jelas Rudi. (Man)

Advertisement

Trending