Connect with us

Karimun

Otoritas Bandara RHA Karimun Gelar Program Padat Karya, Pekerja: Kami Sangat Terbantu

Published

on

Foto Bandara RHA Karimun, karimun, Pengelola bandara rha
Program Padat Karya kembali dilaksanakan oleh Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Karimun, Kabarbatam.com – Program Padat Karya kembali dilaksanakan oleh Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Program yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat itu, dibuka secara langsung oleh Kepala Bandara RHA Karimun, Fanani Zuhri pada 26 Juli 2021 dan akan berlangsung sampai 7 Agustus 2021.

Adanya program tersebut memberi kesan yang luar biasa bagi para pekerja. Salah satunya adalah Pendi salah seorang pria yang berdomisili di Kelurahan Kapling.

Menurutnya, Padat Karya merupakan program yang sangat membantu bagi warga khususnya yang terdampak Covid-19 seperti dirinya.

“Adanya program Padat Karya oleh pihak Bandara ini, sangat-sangat membantu kami yang terdampak Covid-19,” ujar Pendi ketika ditemui di Bandara RHA Karimun, Kamis (5/8/2021) siang.

Pendi mengaku sangat bersyukur ditengah sulitnya ekonomi saat ini, dirinya bisa kembali menyambung hidup melalui program padat karya tersebut.

Hal yang sama, kata dia, juga dirasakan oleh pekerja lainnya.

Foto Bandara RHA Karimun, karimun, Pengelola bandara rha

Tidak dipungkiri bahwa, seluruh pekerja yang mengikuti program Padat Karya oleh Bandara RHA Karimun itu, adalah mereka yang kehilangan pekerjaan akibat dampak dari pandemi Covid-19.

“Kami semua sangat berterima kasih dan bersyukur karena adanya program padat karya ini memberi kami asa untuk dapat menafkahi keluarga ditengah sulitnya memenuhi kebutuhan ditengah pandemi virus saat ini,” kata Pendi.

“Kami berharap semoga program padat karya ini dapat kembali dilaksanakan kedepannya untuk membantu warga lainnya yang terdampak oleh Covid-19,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bandara RHA Karimun, Fanani Zuhri mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan program Padat Karya sebanyak dua kali pada tahun ini.

“Sudah dua kali kita laksanakan, kali ini jumlah pekerjanya sebanyak 43 orang,” kata Fanani.

Fanani menjelaskan, bahwa program Padat Karya merupakan bentuk kepedulian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terhadap warga.

“Program padat karya ini sebagai bentuk kepedulian Kemenhub dengan melibatkan warga setempat dalam pemeliharaan fasilitas bandara. Terkait pelaksanannya, kita sudah siapkan peralatan serta safety nya,” jelasnya.

“Warga yang mengikuti padat karya adalah yang terdampak langsung oleh Covid-19. Sehingga, tentunya kita berharap program ini dapat membantu atau meringankan beban mereka,” tambah Fanani.

Advertisement

Trending