Connect with us

Natuna

Pemkab Natuna Tambah Tiga Gudang Bulog di Pulau Terluar, Perkuat Ketahanan Pangan Perbatasan

Published

on

IMG 20260306 WA0174
Cen Sui Lan Bupati Natuna menyerahkan bantuan beras kepada warga di Sedanau dalam agenda safari ramadan. Pemerintah daerah akan menambah tiga gudang Bulog di pulau terluar.

Natuna, Kabarbatam.com – Bupati Natuna, Cen Sui Lan, mengatakan pemerintah daerah akan menambah tiga kantor cabang dan gudang milik Badan Urusan Logistik (Bulog) di wilayah Natuna. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus memperlancar distribusi logistik di daerah perbatasan.

Selama ini fasilitas logistik pemerintah melalui Bulog di Natuna masih terpusat di Ranai dan Sedanau. Ke depan, gudang baru akan dibangun di tiga wilayah pulau terluar, yakni Kecamatan Serasan, Kecamatan Midai, dan Kecamatan Pulau Laut.

Cen Sui Lan menjelaskan, pembangunan gudang tersebut akan dimulai setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah daerah dengan Perum Bulog yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 9 Maret pekan ini.

“Untuk kapasitas gudang nantinya akan disesuaikan berdasarkan hasil survei tim Bulog,” ujarnya.

Pemkab Natuna juga telah menyiapkan lahan hibah untuk pembangunan fasilitas tersebut. Di Kecamatan Serasan disiapkan lahan seluas 1 hektare, di Kecamatan Pulau Laut seluas 1 hektare, serta di Kecamatan Midai seluas sekitar 7.500 meter persegi.

Menurut Cen Sui Lan, pembangunan gudang Bulog di pulau-pulau tersebut memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan di wilayah perbatasan utara Indonesia.

Selain memperkuat cadangan pangan, keberadaan gudang juga akan memperpendek rantai distribusi bahan pokok seperti beras dan minyak goreng. Gudang tersebut juga direncanakan dapat menampung hasil pertanian masyarakat, termasuk jagung pipil dari petani lokal.

“Tugas Bulog adalah memastikan ketersediaan pangan, keterjangkauan harga, dan stabilitas komoditas di masyarakat,” katanya.

Sebagai daerah kepulauan yang jauh dari pusat produksi pangan, Natuna kerap menghadapi kendala distribusi akibat jarak serta kondisi cuaca laut. Dengan adanya gudang di pulau-pulau strategis, pasokan bahan pokok diharapkan lebih cepat dan stabil.

Keberadaan gudang Bulog juga akan berfungsi sebagai titik penyaluran cadangan beras pemerintah (CBP), program bantuan pangan, hingga operasi pasar murah ketika terjadi kenaikan harga atau gangguan pasokan.

Selain memperkuat ketahanan pangan, pembangunan gudang tersebut juga diharapkan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat setempat serta memperkuat sistem logistik pangan di wilayah terluar yang berbatasan langsung dengan negara lain.

Bagi pemerintah daerah, langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat di pulau-pulau terdepan tetap mendapatkan akses pangan yang cukup dan terjangkau sepanjang tahun, meskipun menghadapi tantangan geografis dan cuaca laut yang tidak menentu. (*)

Advertisement

Trending