Natuna
Pemkab Natuna Tambah Tiga Gudang Bulog di Pulau Terluar, Perkuat Ketahanan Pangan Perbatasan
Natuna, Kabarbatam.com – Bupati Natuna, Cen Sui Lan, mengatakan pemerintah daerah akan menambah tiga kantor cabang dan gudang milik Badan Urusan Logistik (Bulog) di wilayah Natuna. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus memperlancar distribusi logistik di daerah perbatasan.
Selama ini fasilitas logistik pemerintah melalui Bulog di Natuna masih terpusat di Ranai dan Sedanau. Ke depan, gudang baru akan dibangun di tiga wilayah pulau terluar, yakni Kecamatan Serasan, Kecamatan Midai, dan Kecamatan Pulau Laut.
Cen Sui Lan menjelaskan, pembangunan gudang tersebut akan dimulai setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah daerah dengan Perum Bulog yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 9 Maret pekan ini.
“Untuk kapasitas gudang nantinya akan disesuaikan berdasarkan hasil survei tim Bulog,” ujarnya.
Pemkab Natuna juga telah menyiapkan lahan hibah untuk pembangunan fasilitas tersebut. Di Kecamatan Serasan disiapkan lahan seluas 1 hektare, di Kecamatan Pulau Laut seluas 1 hektare, serta di Kecamatan Midai seluas sekitar 7.500 meter persegi.
Menurut Cen Sui Lan, pembangunan gudang Bulog di pulau-pulau tersebut memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan di wilayah perbatasan utara Indonesia.
Selain memperkuat cadangan pangan, keberadaan gudang juga akan memperpendek rantai distribusi bahan pokok seperti beras dan minyak goreng. Gudang tersebut juga direncanakan dapat menampung hasil pertanian masyarakat, termasuk jagung pipil dari petani lokal.
“Tugas Bulog adalah memastikan ketersediaan pangan, keterjangkauan harga, dan stabilitas komoditas di masyarakat,” katanya.
Sebagai daerah kepulauan yang jauh dari pusat produksi pangan, Natuna kerap menghadapi kendala distribusi akibat jarak serta kondisi cuaca laut. Dengan adanya gudang di pulau-pulau strategis, pasokan bahan pokok diharapkan lebih cepat dan stabil.
Keberadaan gudang Bulog juga akan berfungsi sebagai titik penyaluran cadangan beras pemerintah (CBP), program bantuan pangan, hingga operasi pasar murah ketika terjadi kenaikan harga atau gangguan pasokan.
Selain memperkuat ketahanan pangan, pembangunan gudang tersebut juga diharapkan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat setempat serta memperkuat sistem logistik pangan di wilayah terluar yang berbatasan langsung dengan negara lain.
Bagi pemerintah daerah, langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat di pulau-pulau terdepan tetap mendapatkan akses pangan yang cukup dan terjangkau sepanjang tahun, meskipun menghadapi tantangan geografis dan cuaca laut yang tidak menentu. (*)
-
Batam2 hari agoBesok Ada Pemeliharaan di IPA Duriangkang 1 dan 2, Pelanggan di Wilayah Ini Diimbau agar Menampung Air
-
Batam2 hari agoBC Batam Gagalkan Penyelundupan Ratusan iPhone di Pelabuhan Roro Punggur Senilai Rp3,76 Miliar
-
Headline1 hari agoNasDem Kepri Kritik Pemberitaan Cover Majalah Tempo
-
Batam1 hari agoPolisi Muda Polda Kepri Tewas Diduga Dianiaya Senior
-
Headline3 hari agoPantai Sejiwa Jadi Saksi Hangatnya Kebersamaan Warga Sulawesi Selatan di Kepri
-
Batam3 hari agoWakil Kepala BP Batam Turun Tangan Tindak Aktivitas Tambang Pasir Ilegal Kampung Jabi
-
Batam19 jam agoPolda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka Kasus Tewasnya Bintara Remaja di Batam
-
Headline4 jam agoBegini Jawaban Tempo Merespons Aspirasi Partai NasDem atas Judul Cover Majalah



