Connect with us

Kepri

Pesan Danrem 033/WP kepada Calon Bintara, Masuk TNI AD Gratis Tanpa Dipungut Biaya

Published

on

Foto bintara tni ad, Calon bintara tni ad, Danrem 033/WP
Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, S,Hub,.Int memimpin seleksi calon Bintara Prajurit Karier TNI AD Tahun 2021.

Tanjungpinang, Kabarbatam.com – Dalam rangka pemenuhan kebutuhan personel, TNI AD membuka kesempatan kepada para pemuda terbaik seluruh Indonesia untuk menjadi calon Bintara Prajurit Karier TNI AD Tahun 2021.

Pelaksanaan parade dilaksanakan di lapangan tenis Makorem 033/WP yang dipimpin langsung oleh Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, S,Hub,.Int didampingi oleh Kasrem 033/WP, Kasipers,Kasiter, Kasilog, Dandenkes, Kaajen Rem 033/WP, Waakajen, Kajas Rem 033/WP, Pasandi, dan Dokter dari Denkesyah Korem 033/WP.

Tes Bintara TNI AD tingkat daerah di wilayah Provinsi Kepulauan Riau sudah sampai pada tahap parade. Kemudian, dilanjutkan untuk seleksi tingkat pusat di Makodam 1/BB.

Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu melalui Pjs Kapenrem 033/WP, Mayor Inf Reza Fahlevi mengatakan, untuk masuk TNI AD itu gratis tidak dipungut biaya. Para peserta seleksi harus mempersiapkannya dengan baik dari persyaratan administrasi, segi kemampuan fisik, kemampuan akademik, mental ideologi dan psikologinya harus bagus.

“Fokus pada latihan penyiapannya, latihan dan belajar serta perbanyak beribadah serta berdoa,“ ungkap Pjs Kapenrem 033/WP, Mayor Inf Reza Fahlevi, Selasa (7/9/2021).

Dalam hal ini, Korem 033/WP mengirimkan 48 orang calon peserta yang akan mengikuti seleksi ketingkat selanjutnya yaitu tingkat pusat.

“Dalam sidang parade Caba PK TNI AD Tahun 2021 semua calon memiliki pontensi. Tetapi, dalam sidang parade ini kita harus memilih yang terbaik untuk dikirim ke tingkat pusat, saya harapkan kita semua harus lebih akuntabel dan teliti dalam penyeleksiannya,” jelasnya..

Lanjut, Pjs Kapenrem 033/WP menyampaikan, agar para peserta seleksi untuk tidak terpengaruh oleh iming-iming dari oknum yang tidak bertanggung jawab dengan menjanjikan kelulusan.

“Kami akan memastikan, bahwa iming-iming tersebut dapat dipastikan tidak benar,” tegasnya. (Atok)

Advertisement

Trending