Tanjungpinang
Proyek Penanganan Banjir THI Tanjungpinang Dinilai Gagal, Hujan Sebentar Puluhan Rumah Terendam Banjir
Tanjungpinang, Kabarbatam. com – Warga Perumahan Taman Harapan Indah (THI), KM 9, Kota Tanjungpinang menyesalkan proyek pengentasan banjir senilai Rp1 miliar yaang ada di wilayah sekitar perumahan warga.
Proyek tersebut, ungkap Robby Patria, warga di Perumahan THI Tanjungpinang, bukannya mengurangi banjir, malah menambah luas areal pemukiman warga yang terkena banjir.
Sehingga jumlah rumah warga yang terendam banjir bisa mencapai puluhan rumah, bahkan lebih dari 50 rumah.

“Kani menilai proyek ini salah perencanaan karena banjir bukan berkurang malah bertambah parah. Rumah yang sebelumnya tidak kena banjir, sekarang menjadi masuk air. Artinya ada yang salah dalam perencanaan proyek itu. Rumah saya pun sekarang jadi banjir, sejak tahun 2005 tak pernah banjir, ” kata Robby yang tinggal di perumahan itu.
Permasalahan banjir di Perumahan Taman Harapan Indah sudah belasan tahun terjadi akibat proyek pembangunan ruko di sepanjang Jalan DI Panjaitan hingga Bintan Centre. Kemudian, drainase yang menampung aliran air termasuk ketika hujan turun tidak memadai.

“Proyek di Taman Harapan Indah itu harus dikerjakan berdasarkan perencanaan yang matang. Jangan main-main karena berdampak luas pada puluhan rumah warga. Harusnya perencanaan dikerjakan para ahli, bukan yang sembarangan orang. Inikan jadi sia-sia. Duit negara habis, tapi banjir justru makin meluas, ” kata Robby.
Dikatakan Robby, drainase di wilayah tersebut awalnya dibangun satu jalur dan berukuran cukup lebar sehingga bisa menampung debit air termasuk dari kawasan ruko dan Bintan centre. Namun tak lama kemudian, dibangun menjadi dua jalur. “Kemungkinan hal itu yang menyebabkan air meluap dan akhirnya banjir karena debit air tak sesuai dengan kondisi drainase. Air tak mengalir lancar jadinya, ” kata Robby.

Pihaknya berharap agar dinas terkait meninjau dan mengevaluasi ulang pembangunan draainase di kawasan sekitar pemukiman warga tersebut. (*)
-
Natuna3 hari agoPemkab Natuna Perketat Pengawasan Dana Desa, Dua Kades Diberhentikan Sementara
-
Batam1 hari agoKebakaran Hebat Landa Pusat Kuliner Mega Legenda, Warga Panik dan Berhamburan
-
Headline3 hari agoWarga Batam Kini Bisa Terbang Langsung ke Kuala Lumpur, Harga Mulai Rp899 Ribuan
-
Batam13 jam agoSidang Etik Internal Partai terhadap Mangihut Rajagukguk Rampung, Cak Nur: DPP PDI Perjuangan segera Beri Keputusan
-
Batam24 jam agoBEM FISIP UMRAH Desak Pemerintah Tegas Awasi Tambang Ilegal di Karimun
-
BP Batam1 hari agoBatam Melesat, Realisasi Investasi Tembus Rp69,30 Triliun
-
Bintan2 hari agoDua Pekerja Terseret Arus di Perairan Pulau Poto Bintan: Satu Orang Meninggal, Satu Lainnya Dalam Pencarian
-
Batam2 hari agoOmbudsman Kepri Minta Pemerintah Ungkap Aktor Penyelundupan 1.897 Ton Beras Ilegal di Karimun



