BP Batam
Respon Cepat BU SPAM, Perbaikan Kebocoran Pipa Selesai Dalam 2 Jam
Batam, Kabarbatam.com – Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (BU-SPAM) BP Batam telah menyelesaikan penyambungan pipa yang bocor di depan Sukajadi, Kamis (21/12/2023). Perbaikan pipa itu selesai dalam waktu 2 jam setelah mendapatkan informasi adanya kebocoran pipa.
Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano menjelaskan, BU-SPAM BP Batam mendapat informasi adanya kebocoran pipa ukuran 4 inch di depan Sukajadi pada pukul 16.30 WIB. Pipa tersebut, bocor akibat terkena alat berat yang tengah melakukan penggalian drainase.

“Setelah mendapatkan informasi adanya kebocoran itu, saya langsung ke lokasi kejadian bersama tim dan pekerjaan selesai dalam waktu 2 jam,” ujarnya di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan, perbaikan itu selesai tepatnya pada pukul 18.30 WIB. Setelah dilakukan penyambungan kembali, aliran air kembali normal pada pukul 18.40 WIB.
“Setelah selesai kemudian kita mengecek lagi dan alhamdulillah tidak ada kebocoran yang lainnya,” tuturnya.

Ia menambahkan, akibat kebocoran pipa ini berdampak pada aliran air yang mengecil atau terhenti pada pelanggan di Central Sukajadi, Kepri Mall, Polresta Barelang, Anggrek Mas, Imperium dan sekitarnya.

“Jadi saat perbaikan itu kita tidak melakukan penutupan valve secara penuh. Hanya ditutup setengah, jadi untuk normalisasinya tidak akan terlalu lama,” imbuhnya. (*)
-
Natuna2 hari agoPemkab Natuna Perketat Pengawasan Dana Desa, Dua Kades Diberhentikan Sementara
-
Batam20 jam agoKebakaran Hebat Landa Pusat Kuliner Mega Legenda, Warga Panik dan Berhamburan
-
Headline2 hari agoWarga Batam Kini Bisa Terbang Langsung ke Kuala Lumpur, Harga Mulai Rp899 Ribuan
-
Batam3 hari agoKolaborasi KJK, Pemko Batam, Dunia Usaha dan Elemen Masyarakat Bersihkan Pantai Lagorap Nongsa
-
Batam3 hari agoAmat Tantoso: Media Harus Jeli Membaca Peluang di Tengah Gejolak Global
-
Bintan2 hari agoDua Pekerja Terseret Arus di Perairan Pulau Poto Bintan: Satu Orang Meninggal, Satu Lainnya Dalam Pencarian
-
Batam1 hari agoOmbudsman Kepri Minta Pemerintah Ungkap Aktor Penyelundupan 1.897 Ton Beras Ilegal di Karimun
-
BP Batam19 jam agoBatam Melesat, Realisasi Investasi Tembus Rp69,30 Triliun



