Batam
Silaturahmi Kader Posyandu Batam Kota, Amsakar Sebut Energi Kolektif Bangun Batam
Batam, Kabarbatam.com – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa silaturahmi merupakan energi kolektif yang sangat penting dalam membangun Kota Batam.
Hal itu, ia sampaikan saat menghadiri kegiatan Silaturahmi Kader Posyandu Kecamatan Batam Kota di Mall Botania 2, Batamcenter, Kamis (29/5/2025).

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam Firmansyah, serta jajaran camat, lurah, dan kepala Puskesmas se-Kecamatan Batam Kota.
Dalam sambutannya, Amsakar menekankan bahwa di era kepemimpinannya bersama Li Claudia Chandra yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala BP Batam, kunci utama pembangunan adalah kolaborasi dan sinergi. Dan semua itu, menurutnya, berawal dari silaturahmi.

“Silaturahmi menyatukan hati kita semua. Kalau rasa kebersamaan tumbuh, maka muncul pula kepedulian. Dan kalau sudah peduli, pekerjaan apapun menjadi lebih ringan,” ujar Amsakar.
Ia menjelaskan, silaturahmi bukan sekadar menjalin hubungan, tapi juga sarana untuk memperkuat kepercayaan, memperbaiki yang keliru, dan menumbuhkan semangat positif di tengah masyarakat.

Amsakar mengapresiasi peran penting kader Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Ia menyebut, berbagai tantangan seperti stunting dan masalah lingkungan tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah.
“Kami butuh dukungan semua pihak. Dalam penanganan stunting misalnya, keterlibatan kader sangat penting karena mereka yang paling tahu kondisi riil di lapangan,” jelasnya.

Selain itu, ia juga mendorong kader untuk aktif mengampanyekan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta memberikan edukasi gizi kepada anak-anak usia dini.
Dalam kesempatan tersebut, Amsakar turut menyampaikan bahwa saat ini Pemko Batam tengah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Dokumen ini memuat 15 program prioritas yang menjadi janji politik dan arah pembangunan lima tahun ke depan.
Program-program prioritas itu mencakup pengobatan gratis untuk warga ber-KTP Batam, seragam gratis bagi siswa baru SD dan SMP tahun ajaran baru, serta bantuan SPP untuk siswa kurang mampu di sekolah swasta sebesar Rp300 ribu untuk SD dan Rp400 ribu untuk SMP. Pemerintah juga memberikan bantuan bagi lansia dan pelatihan kerja untuk masyarakat.

Selain itu, ada program pinjaman tanpa bunga hingga Rp20 juta untuk pelaku usaha mikro, penanganan banjir, dan pembangunan jalan. Pemerintah juga memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi yang lulus SNBT di tujuh perguruan tinggi negeri, serta bantuan beasiswa untuk keluarga kurang mampu dan anak-anak di wilayah hinterland.
“Kami berharap para kader bisa ikut mengkomunikasikan program-program ini kepada warga, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat secara luas,” katanya.

Di akhir sambutannya, Amsakar menyampaikan terima kasih atas dedikasi para kader Posyandu yang telah berkontribusi menurunkan angka stunting di Batam. Berkat kerja bersama, Batam berhasil meraih penghargaan nasional dan insentif dari pemerintah pusat.
“Terima kasih atas kerja keras dan pengabdiannya. Mari terus jaga semangat ini. Kita bangun Batam bersama dengan semangat silaturahmi dan gotong royong,” tutupnya. (*)
-
Headline3 hari agoSeleksi PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi Tahap 2 Digelar di Kepri
-
Batam3 hari agoPLN Batam Gerak Cepat Bantu Korban Banjir Sumatera, Total Bantuan Rp2,7 Miliar
-
Lingga3 hari agoKejari Lingga Gelar Coffee Morning, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi dengan Insan Pers
-
Natuna3 hari agoCen Sui Lan Tinjau Optimalisasi Pemanfaatan SPAM Embung Sebayar, Jawab Krisis Air Bersih saat Kemarau
-
Headline3 hari agoBakamla RI Distribusikan 70 Ton Bantuan Sosial Bencana Alam di Aceh
-
Headline2 hari agoJumat Berkah, KPDN Bagikan Sembako untuk Warga Sakit dan Kurang Mampu
-
Ekonomi1 hari agoDaftar 10 Orang Terkaya RI 2025, Dua Pengusaha Data Center Masuk Peringkat
-
Batam23 jam agoBatam–Johor Perkuat Konektivitas dan Sinergi Investasi



