Batam
Soal Penangkapan Beras 40 Ton, Akhmad Rosano Tegaskan Pengiriman Sembako ke Karimun Resmi dan Berizin
Batam, Kabarbatam.com – Penangkapan kapal beserta muatan berupa beras, dan bahan pokok di Pelabuhan Tanjung Sengkuang direspons Ketua Umum DPP Persatuan Kekeluargaan Sulawesi Selatan (PKSS), Akhmad Rosano.
Rosano menyampaikan klarifikasi terkait pernyataan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, mengenai penahanan 40 ton beras dan barang sembako di Pelabuhan Haji Sage di Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, pada Senin (24/11/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.
Dalam video yang diunggah melalui akun TikTok @Official_PKSS, Kamis (27/11/2025), Akhmad Rosano menegaskan bahwa informasi yang menyebut beras tersebut sebagai barang ilegal tidak benar.
“Yang disampaikan Pak Menteri bahwa 40 ton beras itu ilegal dan pemiliknya tidak jelas, itu tidak benar,” ujarnya.
Akhmad menjelaskan bahwa beras dan sembako yang akan dikirim ke Kabupaten Karimun tersebut dibeli secara resmi dari Batam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Tanjung Balai Karimun serta kebutuhan program MBG.
Ia menambahkan bahwa seluruh barang yang dikirim telah mendapat rekomendasi resmi dari Bupati Karimun.
“Barang-barang yang akan dikirim itu sudah memiliki rekomendasi dari Bupati Tanjung Balai Karimun,” tegasnya.
Dalam klarifikasinya, Akhmad Rosano menampilkan dokumen-dokumen yang menurutnya telah lengkap, seperti Surat manifes barang dan Surat keluar barang dari pelabuhan.
“Saya ada di lokasi saat itu. Tidak ada barang-barang ilegal. Semua dokumen lengkap,” katanya.
Akhmad Rosano meminta Menteri Pertanian untuk memberikan klarifikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat merugikan pihak tertentu.
“Tolong Pak Menteri klarifikasi, karena pernyataan tersebut tidak benar. Jangan sampai menjadi fitnah dan merusak nama baik,” ujarnya.
Ia juga menyebut bahwa klarifikasi ini penting untuk memulihkan nama baik penasihat PKSS, H. Zainuddin Sage, yang menurutnya ikut terdampak dari pemberitaan tersebut.
“Saya bertanggung jawab penuh untuk memulihkan nama baik Penasehat PKSS H. Zainudin Sage,” tambahnya.
Akhmad menegaskan kembali bahwa perusahaan yang membeli dan mengirim beras Serta barang sembako ke Tanjung Balai Karimun telah mengantongi seluruh syarat dan dokumen resmi.
Diberitakn sebelumnya, Sebelumnya, aparat gabungan mengamankan dugaan penyelundupan berbagai jenis barang kebutuhan pokok di Pelabuhan Haji Sage, Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, pada Senin (24/11/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.
Pengamanan dilakukan setelah petugas menerima informasi adanya aktivitas bongkar muat ilegal dari beberapa kapal ke sejumlah truk. Tim gabungan kemudian melakukan pemeriksaan cepat di lokasi.
Kegiatan dipimpin Dandim 0316/Batam Kolonel Arh Yan Eka Putra, S.Sos, bersama Dandenpom I/6 Batam Letkol CPM Della Guslapa dan Pasiintel Kodim 0316/Batam Mayor Inf Zulkarnaen, serta personel Denpom dan Unit Intel Kodim.
Barang Bukti: Beras, Gula, Minyak, Parfum hingga Frozen Food
Petugas menemukan berbagai barang yang diduga barang selundupan, antara lain:
40,4 ton beras, 4,5 ton gula pasir, Minyak goreng (dalam pendataan), Tepung terigu,
Susu, Parfum, Mie impor, Berbagai jenis frozen food.
Pendataan lanjutan masih dilakukan untuk memastikan total keseluruhan barang.
Sebanyak 7 ABK turut diamankan untuk pemeriksaan. Mereka menyebut dua kapal lain, KM Sampurna 03 dan KM Rizki, juga dijadwalkan membawa barang serupa ke Tanjung Balai Karimun. (Btm)
-
Natuna3 hari agoDi Bawah Kepemimpinan Raja Mustakim, KPDN Perluas Peran Sosial
-
Batam2 hari agoSatgas Cegah Lebih dari 2.000 PMI Non Prosedural, Kapolda: Polda Kepri Segera Bentuk Direktorat TPPO
-
Headline17 jam agoOmbudsman Kepri Respons Rencana Pinjaman Pemprov ke BJB Rp400 Miliar
-
Headline2 hari agoKomandan Kodaeral IV Kobarkan Semangat Prajurit TNI AL saat Peringati Pertempuran Heroik Laut Arafuru
-
Tanjungpinang3 hari agoBTS Diduga Tak Berizin di Air Raja Tanjungpinang Tetap Beroperasi, Warga Khawatirkan Dampak Radiasi
-
Tanjungpinang2 hari agoBukit Cermin Kota Tanjungpinang Juara 3 Kelurahan Award Tingkat Nasional
-
Headline2 hari agoLantik 41 Kepala Sekolah se-Kepri, Gubernur Ansar: Harus Bersiap Menghadapi Fase 5.0
-
Batam3 hari agoBP Batam Catat Capaian Positif Sepanjang 2025, Siapkan Lompatan Pembangunan di 2026



