Batam
Target Juni 2025, Batam Dirikan Koperasi Merah Putih di Seluruh Kelurahan
Batam, Kabarbatam.com – Pemerintah Kota Batam menargetkan pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih di 64 kelurahan rampung sebelum Juni 2025. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan dan tindak lanjut atas Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa koperasi tersebut akan menjadi instrumen penting dalam menggerakkan ekonomi lokal. Ia menekankan pentingnya peran koperasi sebagai garda terdepan dalam memperkuat struktur ekonomi di tingkat kelurahan.
“Kita ingin setiap kelurahan punya koperasi yang benar-benar hidup, bukan sekadar papan nama. Targetnya jelas, seluruhnya harus terbentuk dan berjalan aktif sebelum pertengahan 2025,” tegas Amsakar saat memimpin rapat koordinasi di Kantor Wali Kota, beberapa hari lalu.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemko Batam telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih. Amsakar sendiri bertindak sebagai ketua, didampingi Sekretaris Daerah sebagai wakil ketua, serta melibatkan jajaran kepala OPD terkait.
Satgas ini, lanjut Amsakar, memiliki tugas strategis. Mulai dari menyusun peta potensi kelurahan, menyinergikan lintas sektor, hingga mendampingi pembentukan koperasi agar benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Ini bukan pekerjaan satu dua dinas. Semua harus bergerak bersama. Prinsip gotong royong jadi dasar utama,” tegasnya.
Amsakar yang pernah menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Batam itu juga menekankan pentingnya partisipasi aktif warga. Ia meminta para lurah segera menggandeng LPM dan tokoh masyarakat untuk merancang koperasi yang sesuai dengan kondisi dan potensi lokal.
“Jangan sampai koperasi hanya formalitas. Harus menjadi alat pemenuhan kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong kesejahteraan,” ujarnya.
Sebagai contoh awal, Kelurahan Sembulang di Kecamatan Galang sudah meluncurkan desain awal Koperasi Merah Putih sebagai proyek percontohan nasional. Model ini akan dijadikan acuan dalam replikasi program di kelurahan lain.
Amsakar bersama Li Claudia Chandra optimistis, keberadaan koperasi Merah Putih di seluruh kelurahan mampu menstabilkan harga, menciptakan lapangan kerja baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dari bawah.
“Ini adalah bukti kehadiran negara melalui pemerintah daerah. Kita pastikan seluruh proses berjalan transparan, terukur, dan tepat sasaran,” tutupnya. (*)
-
Natuna3 hari agoDi Bawah Kepemimpinan Raja Mustakim, KPDN Perluas Peran Sosial
-
Headline1 hari agoOmbudsman Kepri Respons Rencana Pinjaman Pemprov ke BJB Rp400 Miliar
-
Batam3 hari agoSatgas Cegah Lebih dari 2.000 PMI Non Prosedural, Kapolda: Polda Kepri Segera Bentuk Direktorat TPPO
-
Headline3 hari agoKomandan Kodaeral IV Kobarkan Semangat Prajurit TNI AL saat Peringati Pertempuran Heroik Laut Arafuru
-
Tanjungpinang3 hari agoBTS Diduga Tak Berizin di Air Raja Tanjungpinang Tetap Beroperasi, Warga Khawatirkan Dampak Radiasi
-
Tanjungpinang3 hari agoBukit Cermin Kota Tanjungpinang Juara 3 Kelurahan Award Tingkat Nasional
-
Headline3 hari agoLantik 41 Kepala Sekolah se-Kepri, Gubernur Ansar: Harus Bersiap Menghadapi Fase 5.0
-
Batam2 hari agoPLN Batam Komitmen Perkuat Budaya K3 melalui Apel Bulan K3 Nasional 2026



