Karimun
Tekan Penyebaran Kasus Covid-19, Uspika Tebing Gelar Operasi Penegakan Prokes
Karimun, Kabarbatam.com – Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) Tebing kembali melakukan operasi penegakan protokol kesehatan (prokes) bagi masyarakat, Selasa (25/5/2021).
Salah satu wilayah yang menjadi sasaran operasi yang dipimpin langsung Camat Tebing, Abdul Gaffar itu, adalah Pasar Teluk Uma dan pelaku usaha makanan dan minuman di Kelurahan Harjosari.
Dalam operasi itu, Camat Tebing turut didampingi oleh Lurah Harjosari Ganar Septiyadi, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP dan Karang Taruna Harjosari.
Camat Tebing, Abdul Gaffar mengatakan, operasi tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Bupati Karimun tentang pembatasan aktivitas sosial masyarakat untuk menekan angka penyebaran kasus Covid-19.
“Hari ini kita turun langsung ke masyarakat, kita sampaikan situasi kasus Covid-19 Karimun yang tengah tinggi saat ini agar masyarakat dapat memahami pentingnya penegakan protokol kesehatan,” ujar Camat Tebing, Abdul Gaffar.
Seperti bagi pelaku usaha makanan dan minuman, kata dia, pihaknya memberikan surat edaran yang dikeluarkan oleh Bupati Karimun.
Dalam surat edaran itu, Bupati Karimun meminta agar pelaku usaha tidak melayani makan dan minum di tempat atau hanya melayani take away selama 10 hari ke depan.
“Kita sampaikan ke pelaku usaha tentang surat edaran ini, dan alhamdulillah mereka sudah tahu dan mengerti dan berkomitmen untuk mengikuti aturan-aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah tersebut,” kata Camat Gaffar.
Ia menyebutkan bahwa selama operasi tersebut pihaknya juga terus mengimbau kepada masyarakat agar terus mematuhi protokol kesehatan, salah satunya gerakan 5M.
Gerakan 5M itu sendiri adalah selalu menggunakan masker, menggunakan hand sanitizer, mencuci tangan, menjaga jarak dan membatasi mobilitas dan interaksi.
“Mari kita saling mengimbau atau mengingatkan satu sama lain untuk mematuhi protokol kesehatan ini agar kasus Covid-19 di Karimun dapat menurun hingga kembali berstatus zona hijau,” ucap Camat Gaffar.
Sementara itu, salah satu pelaku usaha makan dan minuman yang menjadi sasaran operasi tersebut mengaku sangat menyambut baik.
Dirinya merasa tidak keberatan apabila pembatasan yang dilakukan benar-benar untuk menekan penyebaran kasus wabah virus yang menyerang sistem pernapasan tersebut.
“Ya kalau memang ini untuk kebaikan bersama tentu mendukung lah, dan lagi pula pembatasan ini tidak lama dan jika kita berhasil membuat kasus Covid-19 ini menurun di Karimun, tentu semuanya akan kembali normal,” kata salah seorang pelaku usaha makanan tersebut.(Yogi)
-
Natuna18 jam agoWFH Segera Diterapkan untuk ASN Pemkab Natuna
-
Bintan2 hari agoJadi Ketua YKI Bintan, Hafizha Tegaskan Komitmen Putuskan Angka Kasus Kanker di Bintan
-
Bintan2 hari agoLepas 44 Jamaah Calon Haji, Bupati Roby: Khusyuk Beribadah, Selamat Pergi dan Selamat Kembali
-
Batam2 hari agoSidang KKEP Putuskan PTDH Empat Anggota Polda Kepri Terkait Kasus Tewasnya Bripda NS
-
Headline2 hari agoGubernur Ansar Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi Strategis DPRD Provinsi Kepri
-
Batam2 hari agoNenny Dwiyana Nyanyang Pimpin Wanita Islam Kepri, Siap Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan
-
Bintan2 hari agoSekda Ronny Kartika Paparkan Indeks Profesionalitas ASN pada Latsar CPNS Bintan Angkatan XXI
-
Headline2 hari agoDewi Ansar Dikukuhkan sebagai Ketua YKI Kepri 2026–2031



