Lingga
Tingkat Perceraian di Lingga Tinggi
Lingga, Kabarbatam.com – Jumlah janda di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri) semakin meningkat di tahun 2024. Hal ini terlihat dari kasus perceraian yang terus bertambah dari tahun ke tahun.
Berdasarkan data dari Pengadilan Agama (PA) Dabo Singkep, terdapat 186 kasus perceraian di tahun 2022 dan 189 kasus di tahun 2023. Mayoritas kasus tersebut diajukan oleh pihak perempuan dengan alasan utama perselingkuhan.
Faktor Penyebab Perceraian
Ketua PA Dabo Singkep, Maswari, mengungkapkan bahwa faktor utama penyebab perceraian di Lingga adalah perselingkuhan. Selain itu, faktor ekonomi juga menjadi salah satu penyebab yang cukup signifikan.
“Banyak suami yang tidak bekerja atau malas bekerja, sehingga istri terpaksa mengajukan gugatan cerai,” jelas Maswari, Senin (18/3/2024).
Terdapat pula beberapa kasus perceraian yang melibatkan pasangan di bawah umur yang sebelumnya mendapatkan dispensasi nikah.
“Ada sekitar 3 kasus perceraian di tahun 2023 yang melibatkan pasangan di bawah umur yang menikah melalui dispensasi nikah,” ungkap Maswari.
Dampak Peningkatan Kasus Perceraian
Peningkatan kasus perceraian di Lingga dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti:
- Peningkatan jumlah janda dan anak-anak yang broken home.
- Berkurangnya ketahanan keluarga.
- Meningkatnya angka kemiskinan.
- Berpotensi menimbulkan masalah sosial lainnya.
-
Natuna1 hari agoWFH Segera Diterapkan untuk ASN Pemkab Natuna
-
Bintan3 hari agoLepas 44 Jamaah Calon Haji, Bupati Roby: Khusyuk Beribadah, Selamat Pergi dan Selamat Kembali
-
Batam3 hari agoSidang KKEP Putuskan PTDH Empat Anggota Polda Kepri Terkait Kasus Tewasnya Bripda NS
-
Bintan3 hari agoJadi Ketua YKI Bintan, Hafizha Tegaskan Komitmen Putuskan Angka Kasus Kanker di Bintan
-
Headline3 hari agoGubernur Ansar Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi Strategis DPRD Provinsi Kepri
-
Batam2 hari agoNenny Dwiyana Nyanyang Pimpin Wanita Islam Kepri, Siap Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan
-
Headline2 hari agoDewi Ansar Dikukuhkan sebagai Ketua YKI Kepri 2026–2031
-
Bintan3 hari agoSekda Ronny Kartika Paparkan Indeks Profesionalitas ASN pada Latsar CPNS Bintan Angkatan XXI



