Connect with us

Batam

Wiraraja Grup Tampung 2 Investor asal Amerika, Nilai Investasi Capai USD100 Juta

Published

on

Foto Headline, Investor Amerika, Investor asing, PMA di Batam, Wiraraja group, wiraraja grup
Yunan Helmi, Presiden Direktur Wirajaja Grup.

Batam, Kabarbatam.com – Pelantikan Joe Biden sebagai Presiden AS terpilih memberikan angin segar bagi iklim investasi di Batam, khususnya di Wiraraja Industrial Park 1.
Pengusaha Amerika langsung merepson dalam rangka investasi ke Indonesia, khusunya di Batam, dengan memanfaatkan kebijakan dan fasilitas paket ekonomi BBK Murah.
Sekadar diketahui, paket ekonomi BBK Murah yang digadang-gadang tahun lalu dimaksudkan untuk mengairahkan iklim investasi di Batam dan menarik sebanyak mungkin investor asing menanamkan modalnya di Batam dengan memanfaatkan fasilitas BBK Murah.
Sejumlah perusahaan asing yang sudah menyatakan komitmen berinvestasi di Batam, antara lain; PT Chicago Industries Indonesia dan PT Keyspac California Indonesia.
“Memang industri tersebut adalah industri menengah, yang memproduksi stret film dan satunya lagi OPP, kedua perusahan ini akan beroperasi di Batam¬† tahun ini,” ungkap Yunan Helmi, Presiden Direktur Wirajaja Grup, Kamis (21/1/2020).
Yunan Helmi mengutarakan harapannya dengan masuknya investor tersebut ke kawasan industri Wiraraja Industrial Park 1, dapat lebih menggairahkan lagi iklim investasi dan membangkitkan perekonomian Kepri.
Foto Headline, Investor Amerika, Investor asing, PMA di Batam, Wiraraja group, wiraraja grup
“Setelah dua perusahaan ini, masih ada beberapa perusahaan Amerika lainnya yang akan menyusul masuk ke Batam dan Kepulauan Riau.
“Sebenarnya ada 11 perusahan yang menyatakan minatnya berinvestasi di Batam. Yang pasti baru dua perusahaan ini. Sekarang lagi tahap pembangunan gedung. Untuk dua perusahan tersebut, masing-masing membutuhkan luas lahan bangunan 2 hektare.”
“Kita berharap investor Amerika yang keluar dari China bisa berbondong-bondong masuk ke Kepri, khususnya Batam dengan memanfaatkan paket ekonomi BBK Murah yang disiapkan oleh Kadin Kepri.
“Ini merupakan paket ekonomi untuk mempermudah investor berinvesti di batam dan kepri.Kedua perusahan yang akan beroperasi ini akan membuka lapangan pekerjaan baru sekitar 500 orang pekerja,” ungkap Yunan.
Yunan berharap ke depannya, perusahan asing yang berinvestasi di Batam semakin banyak. “Dan semoga dengan cara ini, BBK Murah, akan mendorong laju perekonomian Batam dan Kepri pada umumnya.
Total investasi yang masuk dari dua perusahaan tersebut srkitar USD100 juta. Satu perusahaan menanamkan investasinya USD50 juta.
“Kepada pemerintah agar mendukung dan mempermudah perizinan dan memberikan relaksasi ekonomi agar Batam tetap menjadi primadona bagi para investor,” pungkasnya. (Aan)

Advertisement

Trending