Natuna
Di Tengah Safari Ramadan Sedanau, Bupati Natuna Perintahkan Evakuasi Warga Patah Kaki yang Setahun Tak Berobat
Natuna, Kabarbatam.com – Agenda Safari Ramadan 1447 Hijriah di Sedanau tak hanya diisi dengan penyaluran bantuan dan silaturahmi.
Di sela kunjungan tersebut, Bupati Natuna, Cen Sui Lan, mengeluarkan perintah tegas untuk segera mengevakuasi seorang warga, ibu rumah tangga yang mengalami patah kaki hampir satu tahun namun belum pernah mendapatkan penanganan medis.
Hal ini terjadi saat rombongan Safari Ramadan berada di wilayah Sedanau Barat. Informasi mengenai kondisi warga tersebut disampaikan langsung kepada Bupati. Bupati memerintahkan Camat setempat dan Direktur RSUD Natuna agar segera membawa korban ke rumah sakit.
“Ibu ini harus segera dibawa berobat. Jangan ditunda lagi. Koordinasikan dengan RSUD,” tegas Cen Sui Lan.
Hampir setahun tanpa perawatan
berdasarkan pengaduan yang diterima, korban mengalami patah tulang akibat kecelakaan. Namun hampir satu tahun berlalu, ia belum mendapat penanganan medis memadai dan hanya bisa beraktivitas menggunakan kursi roda.
Dalam pengakuannya, korban menyebut dirinya tidak diperbolehkan oleh sang suami untuk berobat ke fasilitas kesehatan. Kondisi ini membuat proses penyembuhan tertunda dan berisiko menimbulkan komplikasi serius, termasuk kecacatan permanen akibat penyambungan tulang yang tidak sempurna.
Fakta tersebut memunculkan keprihatinan tersendiri, karena persoalan kesehatan warga bukan semata soal akses geografis di wilayah kepulauan, tetapi juga dipengaruhi faktor sosial dan relasi dalam rumah tangga.
Instruksi tegas di lapangan
menanggapi situasi, Bupati Cen Sui Lan langsung menginstruksikan Camat Sedanau untuk segera mengambil langkah konkret.
Direktur RSUD Natuna diminta menyiapkan penanganan medis begitu pasien tiba, tanpa menunggu proses administratif berlarut.
Langkah cepat ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Natuna untuk memastikan setiap warga mendapatkan hak atas pelayanan kesehatan, terlebih bagi kelompok rentan.
Cen Sui Lan menegaskan, bahwa Safari Ramadan bukan hanya agenda seremonial tahunan, melainkan ruang bagi pemerintah mendengar langsung persoalan riil masyarakat.
Di tengah rangkaian kegiatan keagamaan dan penyaluran bantuan, intervensi cepat terhadap kasus warga sakit ini menunjukkan pendekatan responsif pemerintah daerah, bahwa kehadiran pemimpin di lapangan harus diikuti dengan tindakan nyata.
Hingga kini, proses koordinasi antara pihak kecamatan dan RSUD Natuna tengah dilakukan untuk memastikan korban segera menjalani pemeriksaan menyeluruh dan mendapatkan tindakan medis sesuai diagnosis dokter.
Menurut Kepala dinas kesehatan pemkab Natuna Hikmat, warga tersebut tidak berobat di Puskesmas setempat. Namun hanya berobat secara tradisional. (Man)
-
Headline3 hari agoPasca Jabat Ketua DPD I Partai Golkar Kepri, Maruf Fokus di Dunia Usaha dan Genjot Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
-
Batam3 hari agoPuluhan WNA Terjaring Operasi Gabungan Imigrasi Batam di Kawasan Opus Bay Marina
-
Batam3 hari agoMEG Dorong Kolaborasi Lingkungan dan UMKM dalam Peringatan Hari Bumi 2026 di Rempang
-
Headline2 hari agoYukk..Saksikan! Gubernur Ansar Jabarkan Strategi Bangun KPBPB Bintan dan Karimun Besok Pagi di MetroTV
-
Batam2 hari agoPerbaikan Konstruksi Selesai, Jalan Vista Kembali Bisa Digunakan Masyarakat
-
Batam15 jam agoPenyelundupan 12 Ribu Batang Kayu Bakau ke Singapura Digagalkan Ditpolairud Polda Kepri
-
Batam2 hari agoPeringati Hari Bumi 2026, Amsakar: Jadikan Tanjung Banon Wilayah yang Sejuk dan Nyaman
-
Batam3 hari agoPerkuat Citra Batam Ramah Investasi, Kanwil Imigrasi Komitmen Benahi Layanan TPI, SMSI Kepri Siap Dukung



