Parlemen
Komisi I DPRD Batam Minta Pemilihan Kepala OPD Melalui Seleksi Ketat

Batam, Kabarbatam.com – Sekretaris Komisi I DPRD Kota Batam Lik Khai menyoroti kinerja pejabat di lingkungan Pemko Batam, terutama kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tersandung kasus hukum.
Belum lama ini, Kejaksaan Negeri Batam mengamankan dua orang oknum pejabat di lingkungan Pemko Batam karena tersandung kasus hukum. Lik Khai mengungkapkan, calon kepala OPD apabila dipercaya memimpin suatu dinas atau badan seharusnya mampu mengemban amanah, terutama menjaga integritas agar tidak terjadi penyelewengan jabatan.
“Dalam hal ini, kepala OPD yang ditunjuk menjadi kepala dinas atau badan adalah benar-benar orang yang kompeten, punya kapasitas dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang diemban,” ungkap Lik Khai, Rabu (14/4/2021).
Pihaknya meminta jika ke depan ada pergantian pejabat dalam pemerintahan kota Batam yang dipimpin Rudi dan Amsakar agar mampu memilih calon pemimpin yang kompeten. “Harus ada seleksi agar pejabat yang terpilih adalah orang yang punya kapasitas dan mampu mengemban tugas dengan baik,” ujarnya.
Politisi NasDem ini menambahkan, untuk menentukan pejabat yang akan memimpin suatu dinas, harus dilakukan seleksi yang ketat. Sehingga ketika dilantik, pejabat tersebut bisa menjalankan tugas dan bertanggungjawab.
”Benar-benar harus diperhatikan sekali untuk calon pejabat ini. Sekarang pemerintah tengah berupaya menghadirkan pelayanan yang transparan. Jadi sudah seharusnya tidak ada lagi oknum yang melakukan tindakan pungutan liar (pungli) yang merugikan publik,” paparnya.
Ke depan, bisa menjadi pelajaran bahwa harus ada standar yang lebih baik untuk seleksi calon kepala OPD ini. Pasalnya pergantian atau roling jabatan bisa dilakukan enam bulan setelah Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam dilantik.
”Kami tentu sangat berharap bahwa mereka yang terpilih adalah orang yang memiliki kinerja baik, punya integritas, dan visi untuk memajukan Batam,” terangnya.
Seperti diketahui, ada beberapa pejabat Pemko Batam tersandung kasus hukum. Mereka yakni Sekretaris DPRD Batam, Asril yang divonis 10 tahun penjara. Dan belum lama ini, jaksa mengamankan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, Rustam Efendi dan anak buahnya Hariyanto terkait kasus dugaan korupsi. (wan)









-
Batam2 hari ago
Kesal Gegara Judi Slot, Wanita Muda di Batam Tikam Pacar hingga Tewas
-
Natuna3 hari ago
Pintu Masuk Wisatawan Mancanegara Makin Mudah, Lewat Malaysia ke Natuna
-
Headline3 hari ago
Sukseskan Mubes dan PSBM di Makassar, KKSS Kepri Utus 35 Orang Peserta dan Delegasi
-
Batam2 hari ago
Solusi untuk Kepri Menghadapi Tarif Impor yang Dikenakan Presiden AS Donald Trump
-
Batam15 jam ago
Ada Penggantian Gate Valve di Sei Harapan, Suplai Air di Tj Riau & Sekitarnya Mengalir Kecil
-
Batam1 hari ago
Merespon Kebijakan Tarif Impor-Ekspor AS: Ini Strategi BP Batam Pertahankan Pangsa Pasar Global
-
Bintan3 hari ago
Lebaran Ketiga, Bupati Roby Kurniawan Gelar Open House di Kediaman
-
Bintan8 jam ago
Meriahkan Syawal, Gubernur Ansar Hadiri Festival Lagu Hari Raya Idul Fitri di Kijang Bintan