Connect with us

Karimun

Bupati Karimun Blusukan ke Desa, Warga Minta Pembukaan Jalan hingga Bidan Desa

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

Img 20211007 wa0047
Bupati Karimun, Aunur Rafiq kembali melakukan kunjungan kerjanya (kunker) atau blusukan di desa-desa.

Karimun, Kabarbatam.com – Bupati Karimun, Aunur Rafiq kembali melakukan kunjungan kerjanya (kunker) atau blusukan di desa-desa.

Kali ini, orang nomor satu di Karimun tersebut mengunjungi Desa Sugi dan Desa Pauh, Kecamatan Moro, Karimun, Kepulauan Riau, Rabu (6/10/2021).

Tak sendiri, guna dapat segera menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat. Bupati turut membawa sejumlah kepala dinasnya dan Camat Moro.

Desa Sugi menjadi desa pertama yang dikunjungi, setibanya di desa itu, Bupati langsung menyalurkan bantuan kepada bapak Idris yang rumahnya ditimpa musibah kebakaran beberapa waktu lalu.

“Hari ini kita menyalurkan bantuan sembako terlebih dahulu untuk meringankan beban korban, insya allah dalam waktu dekat kita juga akan salurkan bantuan dana dari dinas sosial,” ujar Bupati Rafiq.

Kemudian, masih di Desa Sugie, Bupati melanjutkan kunkernya dengan meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SD Negeri 003 dan SMP Negeri 7 Satu Atap Moro.

“Peninjauan PTM ini untuk memastikan sekolah sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan alhamdulillah kedua sekolah sudah menerapkannya,” kata Bupati.

Setelah dari kedua sekolah tersebut, Bupati langsung mendatangi Puskesmas Pembantu Desa Sugi yang sedang melaksanakan vaksinasi bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyerahkan 70 bantuan paket sembako kepada masyarakat lanjut usia (lansia) dan paket suplemen makanan sehat bagi tenaga kesehatan di puskesmas tersebut.

“Vaksinasi terus dilakukan dan alhamdulillah di Desa Sugi ini sudah mencapai 80 persen warga sudah menerima penyuntikan vaksin,” ujar Bupati Rafiq.

Usai meninjau vaksinasi, Bupati langsung mendatangi Musholla Al-Mutaqqin Dusun Wonorejo, Desa Sugi.

Kedatangannya itu, untuk mendengar langsung permintaan warga di dusun tersebut mengenai kondisi musholla mereka.

“Warga meminta agar mushola ini dapat direnovasi dan sudah kita rencanakan insya allah dilakukan tahun depan,” ujar Bupati Rafiq.

Selanjutnya, Bupati melanjutkan rangkaian blusukannya tersebut dengan menggelar silaturahmi bersama warga Dusun Mentangun, Desa Sugi.

Dalam silaturahmi yang berlangsung hangat itu, Bupati mendengar langsung keluhan warga tentang belum adanya Guru PNS dan Bidan Desa yang bisa menetap di dusun tersebut.

Menanggapi keluhan itu, Bupati meminta agar Kepala Dinas Pendidikan dapat segera menempatkan Guru PNS dan meminta Kepala Dinas Kesehatan untuk segera menempatkan Bidan Desa yang bisa menetap atau berdomisili tidak jauh dari dusun tersebut.

“Warga keluhkan belum adanya Guru PNS dan Bidan Desa, dalam silaturahmi hari ini saya membawa Kepal Dinas Kesehatan dan Pendidikan. Insya Allah, akan segera kita selesaikan,” kata Bupati.

Selain itu, kata Bupati, warga Dusun Mentangun juga meminta agar pihaknya dapat segera melakukan pembukaan jalan dari dusun mereka ke Buah Rawa, Desa Rawajaya.

Bupati langsung menanggapi permintaan itu, dengan meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk segera merencanakan pembukaan jalan tersebut.

Terakhir, warga juga mempertanyakan tentang bantuan pemerintah bagi kelompok nelayan di dusun Mentangun.

“Masalah bantuan kelompok nelayan, Insya Allah tahun ini ada untuk Dusun Mentangun dari program bantuan Reses Anggota DPRD Karimun, Samsuliawan yang sedang berproses,” jelas Bupati Rafiq.

Usai silaturahmi di Dusun Mentangun, Desa Sugi. Bupati melanjutkan rangkaian blusukannya yang terakhir di Posko PPKM, Desa Pauh, Kecamatan Moro.

Dalam blusukannya itu, Bupati memberikan apresiasi dan semangat serta mengucapkan terima kasih atas kerja keras relawan dalam pencegahan kasus Covid-19.

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras relawan Desa Pauh. Alhamdulillah, pengendalian kasus Covid-19 disini sangat naik dengan hanya satu keluarga saja yang positif selama pandemi,” kata Bupati.

Terakhir, Bupati Karimun dua periode ini menyebut dirinya akan terus melanjutkan kunjungan kerjanya di desa-desa.

Menurutnya, kunjungan tersebut sangat harus dilakukan untuk mendengar langsung keluhan dan permintaan masyarakat.

Selain itu, guna mempercepat penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

Terlebih, Kabupaten Karimun yang semula mencatat ratusan kasus positif Covid-19 dan sempat berada di zona merah dan berstatus PPKM Level 4.

Saat ini, hanya mencatatkan belasan kasus positif dan sudah berada di zona kuning dan berstatus PPKM Level 2.

“Walau belum semua desa, pastinya kita akan berupaya untuk turun ke semua desa,” ucap Bupati Rafiq. (Yogi)

Advertisement

Trending