Natuna
Ratusan Tenaga Administrasi Sekolah dan Guru Honorer Menanti Seleksi PPPK
Natuna, Kabarbatam.com – Hingga saat ini masih ratusan tenaga pendidikan di Natuna masih menunggu pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjanjian kerja (PPPK).
Dinas pendidikan Pemkab Natuna mencatat 700 lebih guru dan tenaga administrasi di sekolah berstatus kontrak dinas dan honorer pemerintah daerah dengan penghasilan dibawah UMK atau tidak layak, antara Rp 1 juta sampai Rp 1.200 juta perbulan.
Sekretaris Dinas Pendidikan Pemkab Natuna Said M. Fadlly mengatakan, dari data base saat ini honorer tenaga administrasi sekolah paling banyak, yakni mencapai 598 orang, dan guru sebanyak 155 orang.
“Jumlah ini ada 400 lebih dengan kontrak dinas, gajinya Rp 1 juta perbulan. 300 lebih dengan honorer pemerintah daerah dengan gaji Rp 1.200 juta per bulan,” Said Fadlly, Senin (29/1).
Guru dan tenaga administrasi sekolah tersebut sambungnya, telah diusulkan sebagai database seleksi PPPK tahun ini di badan kepegawaian, pemberdayaan sumberdaya manusia (BKPSDM). Namun kuotanya yang akan diterima tergantung pada kemampuan anggaran belanja daerah dan kebijakan kepala daerah.
Fadlly merincikan, 155 guru yang menanti pengangkatan PPPK berasal dari kategori guru bidang studi dan guru kelas. Diantaranya 38 guru Pjok, guru IPA, guru bahasa Indonesia, guru bahas Inggris orang, bimbingan konseling orang, guru kelas, guru kelas TK, guru IPS, guru matematika, guru PAI, PPKN, guru Pra Karya, seni budaya dan guru TIK.
“Database guru honorer ini setidaknya sudah 2 tahun masa kerja sebagai syarat mengikuti seleksi komptensi PPPK.” Jelasnya. (*)
-
Natuna3 hari agoPemkab Natuna Perketat Pengawasan Dana Desa, Dua Kades Diberhentikan Sementara
-
Batam1 hari agoKebakaran Hebat Landa Pusat Kuliner Mega Legenda, Warga Panik dan Berhamburan
-
Headline3 hari agoWarga Batam Kini Bisa Terbang Langsung ke Kuala Lumpur, Harga Mulai Rp899 Ribuan
-
Batam7 jam agoSidang Etik Internal Partai terhadap Mangihut Rajagukguk Rampung, Cak Nur: DPP PDI Perjuangan segera Beri Keputusan
-
Bintan2 hari agoDua Pekerja Terseret Arus di Perairan Pulau Poto Bintan: Satu Orang Meninggal, Satu Lainnya Dalam Pencarian
-
Batam2 hari agoOmbudsman Kepri Minta Pemerintah Ungkap Aktor Penyelundupan 1.897 Ton Beras Ilegal di Karimun
-
BP Batam1 hari agoBatam Melesat, Realisasi Investasi Tembus Rp69,30 Triliun
-
Batam18 jam agoBEM FISIP UMRAH Desak Pemerintah Tegas Awasi Tambang Ilegal di Karimun



